DIGEREBEK SATGAS PANGAN – Beras Jatah Jateng Dikirim ke Banjarmasin

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mengecek puluhan ton beras hasil sitaan
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mengecek puluhan ton beras hasil sitaan

SEMARANG (MERAPI) – Aparat kepolisian Semarang, Rabu(17/1) menggagalkan pengiriman puluhan ton beras Bulog ke Kalimantan lewat pelabuhan Tanjung Emas. Langkah tegas pihak kepolisian itu dilakukan karena dua kontainer berisi masing masing 24 ton beras merupakan jatah Bulog untuk tiga wilayah Jateng meliputi Semarang, Pati dan Demak.

Sopir truk trailer yang mengangkut kontainer berisi puluhan ton beras ketika ditanya mencoba mengecoh petugas dengan mengatakan beras tidak dibawa ke Semarang, melainkan ke Klaten.

Walau terbukti beras Bulog ditemukan di pelabuhan, namun pengemudi kontainer mencoba menipu petugas dengan menyebut beras akan dikirim ke Klaten.

“Jadi, saat diamankan Satgas Pangan, sopir kontainer yang memuat puluhan ton beras mengaku mau nembawanya ke Klaten untuk dilakukan pencucian beras .Hal ini jelas tidak mungkin kalau ke Klaten jalurnya lewat sini (pelabuhan-pelabuhan),” ungakap Kapolrestabes Semarang Kombes Abiyoso Seno Aji pada gelar kasus, Kamis(17/1).

Menurut Abiyoso Seno Aji, puluhan ton beras yang tersimpan di dua kontainer merupakan beras operasi pasar Bulog yang seharusnya didistribusikan di wilayah Semarang, Demak dan Pati. Namun, ternyata akan dikirim ke Kalimantan.
Ia menyebutkan, dua truk yang mengakut kontainer masing mading berisi 24 ton beras itu dikemudikan Edi Widodo dan Akhmad Munawir. Kedua sopir mengirim beras tersebut dari Demak menuju Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang dengan ongkos masing masing Rp 300 ribu.

Dari hasil penyidikan sementara disebutkan pengirim beras bernama Esti Isniyati. Esti membeli beras dari H Slamet yang merupakan mitra kerja Perum Bulog Divre Jateng. Oles Esti beras dikirim ke Banjarmasin rencananya melalui jalur laut menggunakan agen PT Meratus.

Walau telah diketahui adanya dugaan penyalahgunaan distribusi beras, namun pihak Polrestabes Semarang belum menetapkan tersangka. Alasannya pihak Polrestabes masih memeriksa beberapa saksi termasuk pemilik UD DM Putra Purwodadi serta Esti Isniyati yang membeli beras tersebut untuk dijual Kalimantan.

“Kami masih memeriksa saksi-saksi, bisa saja ada oknum Bulog yang terlibat dalam kasus penyelewengan pendistribusian beras operasi Bulog ini. Tetapi untuk memastikan kita tetap harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” demikian Kapolrestabes Kombes Pol Abiyoso Seno Aji. (Sky)

Read previous post:
Sertijab Kapolsek Ngaringan dan Kasat Reskrim Polres Grobogan
MUTASI DI JAJARAN POLRI – Maryoto Kasat Reskrim Polres Grobogan

GROBOGAN (MERAPI) – Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Suwasana, Rabu (17/1), diganti AKP Maryoto SPd MH. Pejabat lama yang baru menjabat

Close