Panik Saat Kabur, Penjambret Nyemplung Sawah

Panik Saat Kabur, Penjambret Nyemplung Sawah
Polisi menunjukkan barang bukti motor yang digunakan DP untuk menjambret.

SENTOLO (MERAPI) – Meski sukses menjambret tas wanita di Perempatan Ngelo, Kecamatan Sentolo, Kulonprogo, Selasa (16/1), aksi pelarian DP (22) ternyata tidak mulus. Ia mengalami kecelakaan lalu-lintas nyemplung ke sawah di wilayah Cangakan, Desa Tirtorahayu, Kecamatan Galur saat kabur. Saat dibawa ke rumah sakit, barulah polisi berhasil membongkar kedok pelaku.
DP merupakan warga Purworejo yang nekat berbuat jahat bersama rekannya, R, yang hingga kini masih buron. Pada kemarin dinihari, DP dan R merampas tas milik Anita Talia Sari, warga Dusun Karangwetan, Salamrejo, Sentolo yang mengendarai motor sepulang kerja dari Yogya.

Aksi keduanya terbilang sukses. Mereka berhasil merampas tas Anita dan kabur ke arah Galur dengan mengendarai motor Yamaha Jupiter berplat nomor AA 4391 KL. Namun diduga lantaran merasa gugup, R yang memacu motor dengan kecepatan tinggi malah terjatuh di wilayah Galur.

“Motornya terjun ke sawah di wilayah Cangakan. Warga kemudian membawa DP ke RS Rizki Amalia Lendah untuk mendapatkan perawatan, sementara R berhasil kabur,” kata Kapolsek Galur, Kompol B Muryanto.

Namun polisi yang menangani kasus kecelakaan ini merasa janggal. Sebab selain tidak mengantongi identitas apapun, DP juga kedapatan membawa tas wanita yang di dalamnya ada identitas Anita. Aksi DP dalam menjambret pun akhirnya ketahuan. Ia langsung digelandang ke Mapolsek Sentolo untuk diperiksa.

“Kasus ini ditangani Polsek Sentolo sehingga setelah perawatan di rumah sakit selesai, pelaku dan seluruh barang bukti dibawa ke Mapolsek Sentolo,“ imbuh Kompol Muryanto.
Panit II Reserse Kriminal Polsek Sentolo, Aiptu Mohammad Syahid mengungkapkan, hasil pemeriksaan menyebutkan bahwa DP menjambret bersama rekannya R yang berhasil kabur. Saat ini, R masih dalam pengejaran polisi.

“DP menjambret saat korbannya sedang dalam perjalan pulang kerja dari arah Yogya. Korban dipepet kedua pelaku sebelum kemudian merebut tasnya,“ kata Aiptu Syahid.
Menurut keterangan DP, pada saat penjambretan ia hanya membonceng dan berperan sebagai pengamat situasi. Sementara R berperan sebagai pengendara sekaligus eksekutor. Tas yang diselempangkan korban di sebelah kanan belakang langsung dirampas secara paksa hingga talinya putus.

“Pelaku kemudian tancap gas ke arah Galur melalui Tugu Pensil dan terlibat kecelakaan tunggal. Satu pelaku berhasil kabur ke arah selatan, sedangkan barang rampasan tertinggal di lokasi kejadian,” sambung Syahid.

Motor dan helm milik pelaku serta tas wanita beserta isinya yang merupakan hasil kejahatan kemudian diamankan polisi sebagai barang bukti. Saat ini, kasus tersebut masih didalami Polsek Sentolo untuk menangkap pelaku R yang berhasil kabur. (Unt)

Read previous post:
Pegagan Sebagai Anti Bakteri
Pegagan Sebagai Anti Bakteri

PEGAGAN jenis darat maupun air mudah dibudidayakan dan diyakini mempunyai aneka khasiat kesehatan. Pemilik nama ilmiah Centella asiatica ini dapat

Close