KORUPSI PEMBANGUNAN KIOS – Kadus dan Mantan Lurah Diadili

Terdakwa Kadus Kembangsongo Srt saat mendengarkan dakwaan jaksa di Pengadilan Tipikor Yogyakarta
Terdakwa Kadus Kembangsongo Srt saat mendengarkan dakwaan jaksa di Pengadilan Tipikor Yogyakarta

YOGYA (MERAPI) – Kadus Kembangsongo Trimulyo Jetis Bantul, Srt (41) akhirnya diseret ke muka persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Yogyakarta, Selasa (16/1). Sementara dalam sidang terpisah mantan Lurah Trimulyo, Mjn juga diajukan ke persidangan.

Dalam dakwaan, kedua terdakwa secara bersama-sama telah melakukan korupsi pemanfaatan lahan tanah kas desa seluas 7.700 m2 untuk pembangunan kios dengan total kerugian mencapai Rp 555,1 juta.

Dalam pembacaan dakwaan oleh jaksa Ugik Ramantyo SH, Wahyu Dwi Oktafianto SH dan M Ali Fikri SH terungkap, terdakwa Mjn yang telah melantik Srt sebagai Kadus Kembangsongo pada 2012 mengutarakan keinginan untuk memanfaatkan tanah kas desa di wilayah Kembangsongo.

Untuk itu tanah kas desa tersebut dibangun kios seluas 3,5 X 6,5 meter dengan harga Rp 24,65 juta. Dari rencana tersebut ada 23 orang berminat membeli kios dan sebagian besar telah membayar lunas atau dengan cara diangsur.
Padahal selama ini dalam pemanfaatan tanah kas desa belum ada izin alih fungsi dari gubernur, tetapi pembangunan tetap dilaksanakan. Atas perbuatan kedua terdakwa tersebut pihak Badan Perwakilan Desa (BPD) telah melakukan teguran tetapi pembangunan tetap dilaksanakan dan diteruskan.

Karena hingga saat itu sudah 19 kios terbangun dan pendaftaran bertambah hingga mencapai 24 orang. Dalam proyek tersebut para terdakwa tak bisa menunjukkan bukti keuangan baik dalam penerimaan atau penggunaannya dan menyebabkan kerugian negara yakni Pemdes Trimulyo mencapai Rp 555,1 juta.

Perbuatan para terdakwa dijerat pasal 2 dan 3 UU RI No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantansan Tindak Pidana Korupsi. Atas dakwaan tersebut terdakwa melalui penasihat hukumnya Wijaya Kusuma SH MH, Wanda Satria Atma SH dan Bowo Laksono SH tak mengajukan pledoi sehingga persidangan nantinya dilanjutkan dengan pembuktian. (C-5)

Read previous post:
Warga Karangtengah mendatangi persidangan untuk memberi dukungan moril kepada Lurah Desa Karangtengah
SIDANG KORUPSI PENSERTIFIKATAN TANAH – Ada Kelebihan Bayar Rp 98 Juta ke PPAT

YOGYA (MERAPI)- Mantan Lurah Desa Karangtengah Wonosari Gunungkidul, Sgn (51) kembali diajukan ke persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Yogya, Selasa

Close