DIADILI DI PN YOGYA – Pembeli Motor Bodong Terancam Penjara

Terdakwa bersama keluarga usai menjalani persidangan di PN Yogya
Terdakwa bersama keluarga usai menjalani persidangan di PN Yogya

YOGYA (MERAPI) – Terdakwa ASH (35) warga Pedak Wijirejo Pandak Bantul yang membeli sepeda motor Kawasaki KLX bodong tanpa surat kembali diajukan di PN Yogya, Selasa (2/1).
Dalam persidangan yang dipimpin hakim Suryanto SH terungkap, pada Juni 2017 terdakwa pernah memesan kepada Ristanto (terpisah) mau membeli sepeda motor Kawasaki KLX.
Untuk itu setelah Ristanto mencuri sebuah sepeda motor KLX di wilayah Gampingan Wirobrajan Yogyakarta segera menghubungi terdakwa. Saat itu terdakwa meminta harga Rp 13 juta.
Semula terdakwa menawar dengan harga Rp 10 juta tetapi saksi Ristanto menyatakan tak boleh. Setelah itu terdakwa menawar Rp 11 juta dan akan segera menyiapkan uangnya.
Dari penawaran tersebut saksi Ristanto menyanggupi dan terdakwa mengajak bertemu di Jalan Srandakan Bantul. Saksi Ristanto bersama temannya lalu menemui terdakwa di tempat yang sudah disepakati.
Setelah bertemu, saksi Ristanto menyerahkan sepeda motor KLX tanpa STNK maupun BPKB. Dengan tak adanya surat kelengkapan sepeda motor sudah sepatutnya sepeda motor diperoleh dari hasil kejahatan.
Akibatnya saksi korban Heri Supriyadi sebagai pemilik kendaraan bermotor yang dicuri menderita kerugian Rp 23 juta. Dari perbuatan tersebut, jaksa Nur Khomsiyah SH menjerat terdakwa dengan pasal 480 ayat 1 KUHP.  (C-5)

Read previous post:
Terdakwa berdesakan berusaha keluar ruang sidang setelah mendengarkan tuntutan jaksa
NIPU JUAL BELI TANAH – Warga Keturunan Dituntut 3 Tahun

YOGYA (MERAPI) - Terdakwa seorang warga keturunan India, MK (42) yang tinggal di Ngupasan Gondomanan Yogyakarta dituntut 3 tahun penjara

Close