NIPU JUAL BELI TANAH – Warga Keturunan Dituntut 3 Tahun

Terdakwa berdesakan berusaha keluar ruang sidang setelah mendengarkan tuntutan jaksa
Terdakwa berdesakan berusaha keluar ruang sidang setelah mendengarkan tuntutan jaksa

YOGYA (MERAPI) – Terdakwa seorang warga keturunan India, MK (42) yang tinggal di Ngupasan Gondomanan Yogyakarta dituntut 3 tahun penjara dalam sidang yang berlangsung di PN Yogya, Selasa (2/1). Terdakwa didakwa jaksa Yunik SH telah melakukan penipuan jual beli tanah dan dijerat dengan pasal 378 KUHP.
Atas tuntutan yang dibacakan di hadapan majelis hakim yang diketuai Suryanto SH, penasihat hukum terdakwa Iwan Yuli Hermawan SH dan Eko Setianto SH akan mengajukan pledoi pada sidang berikutnya. “Kami menganggap tuntutan jaksa terlalu tinggi sehingga kami akan ajukan pledoi atau pembelaan,” ujar Iwan kepada wartawan usai sidang.
Dalam uraian tuntutan jaksa terungkap, awalnya pada Desember 2014 terdakwa datang ke rumah saksi korban Prem Narayana menawarkan tanah dan bangunan miliknya di Perum Nandan Griya Idaman Kav 141 di Sariharjo Ngaglik Sleman dengan luas 328 m2. Hingga saat ini kondisi tanah bersertifikat hak guna bangunan (SHGB) milik terdakwa dan dijual kepada saksi korban Rp 2 miliar.
Dalam pertemuan dengan saksi korban, terdakwa menyatakan kalau tanah tersebut miliknya. Untuk meyakinkan terdakwa memperlihatkan contoh foto copy sertifikatnya. Terdakwa berjanji akan menyerahkan sertifikat dan bila terlambat menyerahkan dirinya siap didenda 2,5 perseb per bulan dari harga tanah.
Dalam jual beli ini disepakati pembayaran dilakukan secara bertahap sebanyak 2 kali. Pertama diserahkan uang muka Rp 250 juta dan sisanya Rp 1,75 miliar dibayar pada tahap kedua yang semua dibayar melalui cek saksi korban. Bahkan untuk meyakinkan terdakwa mengajak saksi korban membuat kesepakatan bersama di hadapan notaris.
Setelah ditunggu-tunggu terdakwa tidak menyerahkan sertifikat asli yang dijanjikan. Saat dilakukan pengecekan ke BPN Sleman ternyata tanah tersebut telah berbalik nama orang lain. Merasa ditipu saksi korban melaporkan kejadian tersebut ke polisi. (C-5)

Read previous post:
Kapolres AKBP Henik Maryanto memboncengkan Dandim Letkol Inf MI Muchtar Maksum saat berpatroli
Relawan Atur Lalin di Lereng Lawu

KARANGANYAR (MERAPI)- Ratusan sukarelawan dikerahkan membantu melancarkan arus lalu lintas di jalur Lereng Lawu selama momentum pergantian tahun. Jalur tersebut

Close