MAYAT WANITA BERDASTER DIKENALI – Hanyut di Borobudur Ditemukan di Galur

Jenazah Rondiyah saat dibawa ke RSUD Wates
Jenazah Rondiyah saat dibawa ke RSUD Wates

GALUR (MERAPI) – Penambang pasir di wilayah Sungai Progo, Dusun Kutan, Desa Brosot, Kecamatan Galur, Kulonprogo dikagetkan adanya mayat wanita berdaster yang telentang di gundukan pasir, Jumat (29/12), sekira pukul 10.00 WIB. Wajahnya sudah sulit dikenali, namun hasil pemeriksaan sidik jari menyebutkan, mayat tersebut merupakan Rondiyah (50), korban tenggelam di Sungai Sileng, Ngadiharjo, Borobudur, Magelang yang dilaporkan hilang saat mencuci, Kamis (28/12) dini hari. Saat ditemukan, mayat Rondiyah mengenakan daster coklat bermotif bunga.

Penemuan mayat ini kemudian dilaporkan ke PMI Kulonprogo. Salah satu anggotanya, Slamet Suraji menyampaikan, lokasi penemuan mayat berada di area tambang pasir yang berjarak 50 meter dari Tugu Botol, Brosot.

“Kondisinya mulai membusuk, mengeluarkan bau tak sedap dengan wajah yang sudah tidak bisa dikenali lagi,” terangnya.

Setelah dievakuasi, mayat wanita tersebut kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD Wates. Pemeriksaan sidik jari menggunakan alat Mobile Automatic Multi Biometric Identification System atau mambis juga dilakukan Tim Inafis Polres Kulonprogo. Hasilnya, mayat tersebut merupakan Rondiyah, korban tenggelam di Ngadiharjo, Borobudur, Magelang yang sempat hilang.

“Koordinasi relawan Magelang memang sempat melaporkan adanya orang hilang atas nama Rondiyah (50),” kata Slamet.

Rondiyah terlihat terakhir kali sedang mencuci baju di Sungai Sileng Kamis (28/12) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB. Karena tak kunjung pulang, sekitar pukul 06.00 WIB keluarganya mencari, namun hanya menemukan baju cucian dan sandal korban. Pencarian sempat dilakukan petugas gabungan, namun tidak membuahkan hasil. Setelah ditemukan di Kulonprogo, jenazah Rondiyah kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan. (Unt)

Read previous post:
Kapolres Banjarnegara AKBP Nona Pricillia Ohei memperlihatkan tersangka dan sejunmlah barang bukti kepada wartawan
GARA-GARA MASALAH ASMARA – Ketua Panwascam Banjarmangu Tewas Ditusuk

BANJARNEGARA (MERAPI) - Gara-gara cemburu, IM (31), menusuk Ketua Panwascam Banjarmangu Banjarnegara, Zaenal Abidin (48). Korban tewas dengan 9 luka

Close