SEBAGIAN ANGGOTANYA SISWA SMP – Main Bacok, 13 Anggota Geng Motor Dibekuk

Belasan anggota geng motor diamankan setelah terlibat pembacokan
Belasan anggota geng motor diamankan setelah terlibat pembacokan

SEMARANG (MERAPI) – Sebanyak 13 anggota kelompok geng motor ‘Camp TT 136 (Tanda Tanya)’ yang terlibat aksi kekerasan Sabtu (22/12) malam lalu di Jembatan Tol Manyaran Jalan Abdulrahman Saleh Semarang berhasil dibekuk. Tim Resmob Polrestabes Semarang, Jumat (29/12), selain mengamankan 13 anggota kelompok geng motor yang sebagian siswa SMP, juga menyita tiga  buah senjata tajam jenis clurit dan tiga potong besi yang pada bigian ujungnya runcing serta 6 unit motor.

Kelompok remaja itu telah melukai beberapa orang, salah satu korbannya Ananda Fajar Pratama (17), pelajar warga Jalan Sri Rejeki Timur RT 11 RW 06, Gisikdrono Semarang Barat. Akibat sabetan senjata tajam clurit korban mengalami luka pada jari telunjuk tangan kanan putus dan dada sebelah kiri sobek sepanjang 15 cm. Korban menjalani rawat jalan di RS Kariadi Semarang.  Adapun ke-13 pelaku salah satunya, Jom (18), sebagai pimpinan kelompok warga Banowati Semarang.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mengatakan, ulah kelompok Jom yang mempunyai anggota lebih dari 30 orang dan sebagian besar siswa SMP cukup sadis. Para pelaku ketika berada di Jalan Abdulrahman dekat jembatan tol Manyaran melihat Ananda mengendarai motor dan langsung dikejar. Setelah terkejar, Jom bersama anggota kelompoknya mengeroyok. Jom langsung menclurit korban. Ananda mencoba menangkis dengan tangan kanan hingga jari telunjuknya putus kena tebas. Korban juga mengalami luka menganga pada bagian dada sepanjang 15 Cm. Para pelaku dengan berbonncengan motor terus kabur dan selang beberapa hari kemudian beberapa di antaranya ditangkap di rumah masing masing.

Kapolrestabes mengatakan dalam menangani kasus tersebut pihaknya mengesampingkan usia para tersangka. “Walau para tersangka masih remaja dan sekolah, namun dilihat perbuatannya cukup sadis, tetap diprose sesuai jalur hukum”,tegasnya.

Ia mengimbau kepada orangtua  agar mengawasi kehidupan sehari hari anaknya di rumah. Demikian juga para guru turut mengawasi anak didiknya di sekolah. (Sky)

Read previous post:
Ketawangrejo Gelar Kompetisi Gejok Lesung
Ketawangrejo Gelar Kompetisi Gejok Lesung

MASYARAKAT Desa Ketawangrejo Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo menggelar lomba Gejok Lesung tingkat kabupaten dengan peserta 12 grup. Peserta memang tidak

Close