GELAPKAN UANG RP 60 JUTA, Dukun Palsu Penarik Uang Gaib Diadili

GELAPKAN UANG RP 60 JUTA, Dukun Palsu Penarik Uang Gaib Diadili
Terdakwa saat mendengarkan pembacaan surat dakwaan di persidangan PN Bantul

BANTUL (MERAPI) – Seorang dukun yang mengaku bisa menarik uang gaib, Ksm (52) warga Panjangjiwo Patalan Jetis Bantul diseret ke kursi pesakitan PN Bantul, Rabu (27/12). Terdakwa didakwa telah menggelapkan uang Rp 60 juta milik saksi korban Subagyo Mangku Suprapto yang digunakan sebagai modal untuk penarik uang gaib.

Dalam dakwaan jaksa Rr Sinta Ayu Dewi SH di hadapan majelis hakim yang diketuai Agung Sulistiyono SH SSos MHum terungkap, pada tahun 2013 saksi korban Subagyo Mangku Suprapto datang ke rumah terdakwa. Kepada saksi korban dan 3 orang yang ada di rumah, terdakwa mengatakan ada uang gaib miliaran rupiah bisa ditarik.

Tetapi untuk menarik uang tersebut hanya dapat dilakukan dengan 6 ekor sapi yang diambil kepalanya. Sehingga untuk biaya penarikan membutuhkan dana Rp 60 juta.

Untuk itu terdakwa mengajak saksi korban masuk ke rumah dan mengajukan pinjaman uang. Untuk meyakinkan saksi korban, terdakwa berjanji akan memberi imbalan Rp 5 miliar dengan syarat saksi korban harus menyerahkan uang Rp 60 juta.

Saat itu saksi korban belum menyanggupi. Baru sekitar seminggu kemudian terdakwa bersama temannya datang ke rumah saksi korban untuk membicarakan uang gaib dan meminta menalangi biaya penarikan terlebih dahulu.

Terdakwa pun siap bertanggung jawab bila terjadi apa-apa. Untuk itu pada tahap pertama saksi korban menyerahkan uang Rp 54,5 juta dan sisanya diserahkan saksi korban kepada terdakwa melalui temannya.

Setelah itu saksi korban diajak terdakwa melakukan ritual di kuburan dan diperlihatkan karung bagor putih yang di atasnya berisi tumpukan uang pecahan Rp 100 ribu. Tetapi ternyata hal itu hanya tipuan belaka dan uang milik saksi korban tak digunakan untuk modal menarik uang gaib, tetapi digunakan untuk kepentingan pribadi terdakwa. (C-5)

Read previous post:
2 Kali Dihukum, Kendalikan Narkoba di LP
2 Kali Dihukum, Kendalikan Narkoba di LP

SEMARANG (MERAPI) - Sutrisno alias Babe (47), terpidana kasus narkoba, meski sudah dua kali masuk penjara, tetap tidak kapok berdekatan

Close