JUKIR NAKAL MANFAATKAN MOMENTUM LIBURAN, Parkir Liar Merajalela

JUKIR NAKAL MANFAATKAN MOMENTUM LIBURAN, Parkir Liar Merajalela
Tim Gabungan Dishub Kota Yogyakarta dan instansi terkait saat menertibkan parkir liar di Jalan Bhayangkara.

GONDOMANAN (MERAPI) – Pelanggaran parkir ditemukan selama libur panjang Natal 2017 beberapa hari ini. Setidaknya ada 3 juru parkir (jukir) yang telah ditertibkan tim gabungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta dan instansi terkait pada Sabtu (23/12) sore. Rata-rata jenis pelanggaran adalah adanya parkir liar yang memanfaatkan momentum masa liburan akhir tahun.

“Tiga orang jukir kami proses tindak pidana ringan yakni dua orang pelaku parkir liar tepi jalan umum (TJU) dan satu orang pengelola Tempat Khusus Parkir (TKP) swasta liar,” kata Pelaksana Tugas Kepala Bidang Perparkiran Dishub Kota Yogyakarta Imanuddin Azis kepada wartawan, Senin (25/12).

Dijelaskan, parkir liar TKP ditemukan di Jalan KH Ahmad Dahlan –Jalan Bhayangkara di sebelah barat RS PKU Muhammadiyah. Dia menyampaikan, parkir kendaraan di jalan itu menggunakan lokasi larangan parkir yakni radius 25 meter dari simpang Alat Peraga Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL). Menurutnya, parkir kendaraan itu merupakan luberan dari parkir di rumah sakit dengan tarif parkir Rp 4.000.

Sedangkan dua pelanggaran parkir TJU ditemukan di Jalan Pasar Kembang dan Jalan Suryatmajan tak berizin. Dia menuturkan sejak 1 Desember 2017 parkir TJU di Jalan Suryatmajan hanya untuk mobil di sisi selatan dengan sudut parkir 45 derajat. Itu karena pintu selatan Kantor Gubernur DIY Kepatihan telah dibuka.

“Pelaku parkir yang ditertibkan ada yang lama dan baru. Yang TKP swasta itu pelaku lama. Kalau yang TJU pelakunya cenderung baru,” ujarnya.

Dia menilai munculnya parkir liar itu karena oknum jukir memanfaatkan momentum liburan dan penuhnya pengunjung Malioboro yang mencari parkir. Keberadaan parkir liar, lanjutnya, juga mengakibatkan kemacetan. Misalnya di Jalan Pasar Kembang di selatan pintu keluar Stasiun Tugu Yogyakarta. Pihaknya telah melayangkan surat edaran pada para jukir baik di TKP maupun TJU supaya menerapkan tarif parkir sesuai Perda.

Untuk mengantisipasi pelanggaran parkir muncul kembali, Dishub Kota Yogyakarta akan mengintensifkan pengawasan. “Kita lakukan pengawasan siang dan malam khususnya selama liburan Natal dan Tahun Baru. Ini untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran-pelanggaran tarif parkir dan parkir-parkir liar yang muncul saat libur panjang,” terang Azis.

Dishub Kota Yogyakarta juga telah melayangkan surat edaran terkait kepatuhan peraturan tarif parkir kepada semua juru parkir. Tarif parkir tepi jalan umum telah diatur dalam Peraturan Daerah (perda) Nomor 19 Tahun 2009 yakni sepeda motor Rp 1000 dan mobil Rp 2000. Sedangkan di tempat khusus parkir yang diatur di Perda Nomor 20 tahun 2009 dengan tarif parkir sepeda motor Rp 1000, mobil Rp 2000, bus sedang Rp 15.000 dan bus besar Rp 20.000. Tarif parkir di tempat khusus parkir itu berlaku dua jam pertama dan progresif setiap jam berikutnya dikenai 50 persen dari tarif.

“Kami minta para juru parkir tidak menaikan tarif dan mengikuti aturan Perda,” imbuhnya. (Tri)

Read previous post:
MAYAT DIKENALI DARI BEKAS TINDIK, Penjudi Hilang Nyemplung Sungai Ditemukan Tewas
MAYAT DIKENALI DARI BEKAS TINDIK, Penjudi Hilang Nyemplung Sungai Ditemukan Tewas

TEMON (MERAPI) - Setelah dua hari tenggelam di Sungai Serang, Wates, Kulopnprogo, penjudi sabung ayam yang kabur saat digrebek polisi,

Close