KELUARGA KORBAN HISTERIS DI PN WATES – Tak Mau Pulang Sebelum Pukul Terdakwa

Tak Mau Pulang Sebelum Pukul Terdakwa
Tak Mau Pulang Sebelum Pukul Terdakwa

WATES (MERAPI)- Suasana ruang sidang pembunuhan yang dilakukan Sunarto terhadap kekasihnya, Rifka Annisa Rahmawati mendadak gaduh usai hakim PN Wates membacakan vonis penjara 19 tahun bagi terdakwa, Rabu (20/12). Keluarga korban berteriak histeris dan berusaha menyerang terdakwa.

Kericuhan memuncak saat Sunarto keluar dari ruang sidang. Beberapa orang memaki dan meneriaki terdakwa. Salah satu pria berhaisl mendekat dan memukul Sunarto. Dengan sigap, petugas pengadilan mengamankan terdakwa. Salah satu perempuan kerabat korban bahkan berteriak-teriak dan menangis histeris. Ia tidak mau pulang sebelum berhasil memukul Sunarto.

“Pak Polisi, antarkan saya memukul Sunarto, sekali saja. Saya tidak mau pulang sebelum bisa memukul Sunarto. Biar saja saya dilaporkan, saya mau pukul Sunarto,” ia berteriak histeris.

Kerabat korban ini terus menangis meski sudah berada di luar ruang sidang. Ia bersimpuh memohon kepada aparat, agar diizinkan memukul Sunarto. Bahkan dia juga berguling di lantai lobi PN Wates sambil terus menangis dan berteriak. Kerabatnya yang lain kemudian menenangkan wanita itu. Dia dipeluk dan dibawa ke tempat yang lebih tenang. Akhirnya wanita tersebut bisa menguasai diri dan bergabung dengan keluarga yang lain. Menurut keluarga korban, vonis yang dijatuhkan hakim seolah tidak sebanding dengan tindakan Sunarto. Sebab, selain menewaskan Rifka, Sunarto juga menghilangkan janin dalam kandungan korban yang berusia 7 bulan. Maka dari itu keluarga korban berharap, hukuman yang dijatuhkan minimal sesuai tuntutan jaksa yakni 20 tahun penjara, bahkan seumur hidup.

Sidang pembacaan putusan terhadap Sunarto juga dihadiri puluhan massa yang bersimpati dengan korban. Mereka berharap terdakwa dijatuhi hukuman seadil-adilnya. “Salah satu kerabat korban adalah rekan kita. Massa datang dari Kulonprogo dan Bantul,” kata salah satu warga yang melakukan aksi massa, Agus Sukristyo Sayekti. (Unt)

Read previous post:
Brigjen Pol Ahmad Dofiri saat menyerahkan secara simbolis kunci kendaraan dinas kepada anggota
POLDA DIY SIAP AMANKAN NATAL – Siagakan 1.700 Personel, Bagikan 247 Kendaraan Dinas

YOGYA (MERAPI)- Polda Daerah Istimewa Yogyakarta menerjunkan sekitar 1.700 personel untuk pengamanan perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Untuk

Close