Tawuran, 30 Pelajar SMP Diamankan

Barang bukti yang diamankan polisi
Barang bukti yang diamankan polisi

SEMARANG (MERAPI) – Tawur antarpelajar SMP di kota Semarang pecàh di seputar Jalan Sudirman dan kawasan Kembang Arum Semarang, Senin (18/12). Terkait kejadian tersebut, polisi mengamankan 30 pelajar berseragam putih biru.

Selain menjaring puluhan siswa, polisi juga menyita berbagai jenis senjata tajam, seperti clurit maupun pisau dan gir yang diberi tali. Meski demikian, mereka tidak ditahan. Sebab, sejauh ini tidak diketahui siapa pemilik senjata tersebut. Tak seorang pun diantara mereka mengakui sebagai pemiliknya. Para pelajar itu kemudian diperbolehkan pulang setelah dilakukan pembinaan dengan mendatangkan guru dan orangtua siswa.

“Kita kasih pembinaan buat mereka, orangtuanya juga datang. Beberapa dari mereka (siswa) menangis di depan orangtuanya, berarti di situ bisa dilihat masih ada harapan untuk perbaikan,” ungkap  Kapolsek Semarang Barat, Kompol Ari Nur Cahyo di sela kegiatan memberi pembinaan kepada para siswa.

Para orangtua yang melihat anaknya terjaring operasi polisi karena terlibat tawuran, juga terlihat sedih. “Siapa tidak sedih melihat anak di kantor polisi karena terlibat tawuran. Seharusnya anak di sekolah belajar, tapi kok malah di jalan tawuran,” ucap Darto sedih melihat anaknya turut diamankan.

Para orangtua diminta cepat tanggap bila pada jam pulang sekolah anaknya belum sampai ke rumah. Sebab, dengan terlambat pulang, dimungkinkan anak tersebut bermain di jalanan yang dapat mengundang keributan. (Sky)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Terdakwa saat mendengarkan putusan majelis hakim PN Sleman
TERBUKTI LAKUKAN PENGGELAPAN – Direktur PT Merapi Mas Abadi Divonis 10 Bulan

SLEMAN (MERAPI) - Terbukti melakukan penggelapan, Direktur PT Merapi Mas Abadi, Johan Salim alias John Salim (54) asal Kalideres Jakarta

Close