5000 Prajurit TNI AD Tes Urine BNNP

SEMARANG (MERAPI) – Sedikitnya 5000 prajurit TNI AD Kodam IV Diponegoro menjalani pemeriksaan urine untuk diteliti indikasi adanya kandungan Narkoba oleh Badan Nasional Narkoba di selurh wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta secara serentak, Senin (11/12).

Di Kodam IV Diponegoro, Watugong Semarang, pemeriksaan dilakukan tanpa pemberitahuan usai apel pagi di lapangan Parade. Sekitar 500 personil, baik prajurit dan ASN dikumpulkan di lapangan sejak pukul 07.00 WIB tanpa mengetahui akan adanya pemeriksaan urine. Baru sekitar pukul 07.30 WIB, mobil BNN tiba dan langsung melakukan tes urine dibantu tim Kesehatan Kodam IV Diponegoro dan POM TNI dari Pomdam IV Diponegoro yang membantu pengamanan.

Kapendam IV Diponegoro, Kol Inf Sapta Marwindu mengungkapkan pemeriksaan urine untuk mengetahui indikasi penggunaan narkoba bagi prajurit kegiatan rutin Kodam IV Diponegoro bekerjasama dengan BNNP Jawa Tengah.

“Meski rutin kami selenggarakan secara dadakan, tujuannya agar tidak bocor dan benar-benar mendapatkan gambaran yang nyata. Kalau ada yang terbukti urinenya ditemukan ada kadar narkobanya, maka kami akan melakukan tindakan tegas proses hukum. Prajurit yang terlibat bisa diancam dengan sanksi pemecatan”, ungkap Kapendam IV Diponegoro.

Jumlah total prajurit yang diperiksa dari tingkat Kodim, Korem hingga Kodam bisa mencapai 5000 orang prajurit dan ASN, kata Kapendam IV Diponegoro. Proses pemeriksaan dilakukan dengan melakukan pendeteksian terhadap urin prajurit dari pangkat Tamtama hingga Pamen, Mereka langsung diminta memberikan sample urine dan menyerahkannya kepada tim pemeriksa untuk dicek menggunakan alat deteksi. Sekitar 15 menit kemudian, hasil deteksi langsung diumumkan.

Dari hasil pendeteksian terhadap 500 prajurit dan ASN tidak ditemukan adanya indikasi penggunaan narkoba. Kondisi ini menurut beberapa prajurit sanagat melegakan . “Jangankan memegangnya, liat saja yang namanya narkoba belum pernah. Tapi meski demikian cukup was-was diperiksa urinenya”, aku Mayor Inf Sugiarto, salah seorang Pamen Kodam IV Diponegoro.

Sementara pemeriksaan urine juga berlangsung di Kodim 0733 BS Semarang secara dadakan. 100 anggota terdiri dari para  Seksi, Danramil hingga Wadan Ramil  juga ikut diperiksa. Kembali lagi pemeriksaan tidak mendapati urine yang terindentifikasi narkoba. (Dra)

Read previous post:
Keadaan kawasan wisata Gunungrowo Pati yang diterjang puting beliung
Pati Kategori Rawan Bencana

PATI (MERAPI) - Wilayah Kabupaten Pati ternyata masuk kategori rawan bencana. Untuk di tingkat nasional pada urutan 152, dan tingkat

Close