Perampok Bunuh Kasir Minimarket – Nyamar karyawan pakai seragam Indomaret, pelaku gasak Rp 2 juta

Perampok Bunuh Kasir Minimarket
Perampok Bunuh Kasir Minimarket

SEMARANG (MERAPI)- Seorang kasir minimarket Indomaret, Agung Koko Prakoso (21) warga Jakenan, Pati tewas dihabisi perampok yang menyatroni tempat kerja korban di Jalan Gajah Raya, Kota Semarang, Jumat (8/12) pagi. Pelaku diketahui menyamar dengan memakai seragam karyawan Indomaret. Dia berlagak ingin menukar uang, sebelum meminta korban menunjukkan brankas kemudian menusuknya hingga tewas.

Usai membunuh korban, pelaku membawa kabur uang Rp 2 juta.

Kapolsak Gayamsari Kompol Wahyuni Sri Lestari kepada wartawan kemarin mengatakan, aksi pembunuhan sadis itu terjadi sekitar pukul 04.00. Awalnya pelaku datang ke minimarket dengan menyamar sebagai karyawan Indomaret. “Pelaku memakai seragam Indomaret dan jaket,” jelasnya.

Kedatangan pelaku, kata Kompol Wahyuni kemudian disambut korban Agung Koko Prakosa dan saksi yang juga menjaga kasir, Agus Ardiyanto (21). Saat itu pelaku datang beralasan ingin menukar uang. Karena memakai seragam Indomaret, korban tak curiga. Pelaku kemudian meminta korban menunjukkan lokasi brankas dengan maksud menukarkan uang.

Dengan ditemani korban Koko, pelaku kemudian masuk ke bagian dalam minimarket ke ruang penyimpanan brankas. Namun ternyata setelah brankas dibuka, pelaku menikam korban mnggunakan pisau hingga berkali-kali. Korban pun ambruk dan pelaku kabur membawa uang di dalam brankas.

“Pelaku kabur lewat pintu belakang,” ujar Wahyuni. Dia mengatakan, kejadian ini terungkap setelah saksi Agus Ardiyanto mendengar suara rintihan dari dalam ruang brankas. Saksi bergegas mengecek sumber suara dan mendapati Agung Koko ambruk bersimbah darah.

Saksi pun berteriak minta tolong sehingga warga sekitarnya berdatangan. Tak lama berselang, aparat Polsek Gayamsari dan Polrestabes Semarang berdatangan melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan beberapa orang saksi. Menurut Kompol Wahyuni, dari hasil pemeriksaan terhadap tubuh korban, petugas olah TKP (Inafis) Polrestabes Semarang menemukan 4 luka tusukan pada bagian perut dan dada.

Disebutkan, kasus pembunuhan itu bermotif perampokan. “Dugaan itu dikuatkan dengan raibnya uang sekitar Rp 2 juta dari brankas. Kasus perampokan disertai pembunuhan itu tengah diusut pihak berwajib,” jelas Wahyuni.

Ditambahkan, sejauh ini polisi belum mengetahui identitas pelaku. Penyelidikan sedikit terhambat karena kamera CCTV yang dipasang di sekitar lokasi kejadian tidak berfungsi akibat rusak. “Walau ada kendala, namun polisi tetap berusaha mengungkap misteri perampokan disertai pembunuhan tersebut,” tandasnya.(Sky)

Read previous post:
Puluhan warga menggeruduk kantor Camat Dlingo memprotes hasil seleksi dukuh Rejosari
KADES BINGUNG ALASAN WARGA PROTES – Warga Tolak Dukuh Terpilih, Gara-gara Jarang di Rumah

DLINGO (MERAPI)- Seleksi pamong desa di Bantul kembali menuai protes dari warga. Kali ini puluhan warga Dusun Rejosari, Terong, Dlingo

Close