HANYUT SAAT BERENANG, 150 RELAWAN DITERJUNKAN – Dua Murid SD Hilang di Kali Progo

Dua Murid SD Hilang di Kali Progo
Ayah korban Ulum Munafiz ikut mencari anaknya di Kali Progo.

MAGELANG (MERAPI) – Tiga murid SD tenggelam saat bermain di aliran Sungai Progo Desa Kalinegoro, Mertoyudan, Magelang, Rabu (6/12) sekitar pukul 02.00. Satu korban langsung ditemukan dalam kondisi tewas. Sedangkan dua korban lain, hingga Kamis (7/12) siang belum ditemukan.

Korban yang sudah ditemukan adalah Ultan Arya M (11), tak jauh dari lokasi tenggelam. Jenasah Ultan langsung dibawa ke RSUD Muntilan untuk diotopsi. Sedang dua korban lain, Ulum Munafiz (11) dan M Farhan Pratama hingga kemarin masih dicari. Pencarian ini melibatkan 150 relawan dari Basarnas Jawa Tengah, SAR, BPBD, Damkar Kabupaten Magelang, Kepolisian dan TNI, komunitas relawan, paguyuban rafting serta masyarakat sekitar. Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto yang memimpin pencarian mengatakan, fokus pencarian selain di sekitar lokasi tenggelamnya tiga anak tersebut, juga menyisir alur Sungai Progo hingga ke wilayah Ancol di Kulonprogo. “Selain di sekitar lokasi, tim juga kami sebar ke beberapa titik. Kami juga menggunakan beberapa perahu rafting dari paguyuban rafting Magelang untuk pencarian hari kedua ini,” katanya.

Dijelaskan, proses pencarian masih akan terus dilakukan hingga beberapa hari ke depan. “Proses pencarian akan terus kami lakukan hingga dua-tiga hari kedepan. Setelah itu akan kita evaluasi. Jika belum ditemukan, apakah akan diteruskan atau bagaimana, kita akan lihat lagi,” tegas Edy Susanto.

Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo yang ikut memantau proses pencarian kemarin juga menerjunkan anggotanya. “Kami hanya membantu teman-teman BPBD dan relawan saja. Prinsipnya apa yang bisa kami bantu untuk menemukan dua korban tenggelam ini, kami akan siapkan. Sementara ini, kami kerahkan 20 anggota. Mereka ada yang ikut menyisir menggunakan perahu, ada juga yang berjaga-jaga di beberapa titik,” imbuhnya.

Untuk diketahui, tiga anak semuanya warga Desa Kalinegoro itu, tenggelam saat bermain di Sungai Progo, Rabu (06/12) sekitar pukul 02.00 siang.

Sebelumnya, ketiga korban bersama lima temannya yang lain, datang ke Sungai Progo untuk berenang. Naas, ketiganya tenggelam. Sementara lima yang lain berhasil selamat karena hanya bermain air di tepian. Salah satunya M Arfani (11). Mengetahui hal itu, lima temannya berupaya menolong. Sayang, ketiga korban tetep tidak bisa diselamatkan. “Mereka sebenarnya tidak bisa berenang. Namun entah mengapa, mereka bermain agak ke tengah sungai dan akhirnya tenggelam,” kata M Arfani (11).

Budiwantoro (56) saksi mata warga Dusun Jati, yang ikut menolong pertama kali membenarkan, jika delapan anak itu bermain air di sungai tersebut. “Saya melihat delapan anak itu berenang. Namun tidak lama mereka berteriak minta tolong karena tiga temannya tenggelam. Saya sudah berupaya melakukan pencarian namun juga tidak ketemu. Setelah beberapa saat, seorang di antaranya muncul ke permukaan namun sudah dalam keadaan meninggal,” imbuhnya. (Bag)

Read previous post:
Hajar Teman Istri Masuk Bui

SLEMAN (MERAPI) - Terdakwa Hyd alias Yadi (49) warga Dowagan Banyuraden Gamping Sleman diajukan ke muka persidangan PN Sleman, Kamis

Close