Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

Ribuan botol miras dan rokok ilegal dimusnahkan
Ribuan botol miras dan rokok ilegal dimusnahkan

SUKOHARJO (MERAPI) – Ribuan botol minuman keras (miras) dan rokok ilegal dimusnahkan. Pemusnahan digelar di halaman kantor Setda Sukoharjo, Rabu (29/11).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo Heru Indarjo mengatakan, miras dan rokok ilegal tersebut merupakan barang bukti dan kasusnya sudah selesai. Kedua jenis barang tersebut hasil sitaan petugas saat melakukan kegiatan razia. Petugas mendapati peredaran miras dan rokok ilegal menyalahi aturan karena tidak memiliki izin resmi. Peraturan yang dilanggar baik Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Bupati (Perbup) maupun Undang Undang.

Barang bukti yang dimusnahkan yakni sebanyak 1.497 botol miras dari berbagai jenis seperti ciu, anggur merah dan lainnya. Pemusnahan juga dilakukan petugas terhadap ribuan rokok ilegal.

“Pemusnahan dilakukan terhadap barang bukti yang kasusnya sudah selesai atau ada ketetapan hukum berupa vonis,” ujar Heru Indarjo.

Miras dan rokok ilegal yang dimusnahkan merupakan hasil sitaan Satpol PP Sukoharjo pada periode Januari – November 2017. Dalam pemusnahan tersebut, Satpol PP Sukoharjo juga melibatkan instansi lain seperti Polres, Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Sukoharjo.

“Ini kali pertama Satpol PP Sukoharjo melakukan pemusnahan miras dan rokok ilegal sebagai barang bukti,” lanjutnya.

Wakil Bupati Sukoharjo Purwadi mengatakan, pemusnahan barang bukti baik berupa miras dan dan rokok ilegal memang harus dilakukan. Sebab penanganan kasus barang bukti tersebut sudah selesai.

“Ketika kasus selesai dan barang bukti miras dan rokok ilegal harus dimusnahkan dan semua sudah dilakukan,” ujar Purwadi.

Purwadi mendukung langkah tegas dari Satpol PP Sukoharjo dan aparat penegak hukum lainnya. Sebab keberadaan miras dan rokok ilegal sangat meresahkan. Kedua jenis barang tersebut tidak memiliki izin resmi saat ditemukan petugas.

Satpol PP Sukoharjo diminta harus lebih aktif melakukan penertiban disemua wilayah. Sasarannya tidak hanya disatu atau dua lokasi saja, tapi secara keseluruhan.

“Misal rokok ilegal yang disasar tidak hanya toko besar tapi juga di warung kecil karena disana sebelumnya juga banyak temuan,” lanjutnya. (Mam)

Read previous post:
Warga di Desa Gadingan, Kecamatan Mojolaban nekat tinggal di rumah meski kondisi rumahnya terendam banjir
Bengawan Solo Meluap Lima Kecamatan di Sukoharjo Banjir

SUKOHARJO (MERAPI) - Ratusan rumah warga di lima kecamatan terendam banjir. Selain di dua kecamatan juga terjadi tanah longsor. Para

Close