Coba Lari, Pembobol Kos-kosan Didor

Tersangka AM alias Andrean dipapah petugas
Tersangka AM alias Andrean dipapah petugas

SEMARANG (MERAPI) – Sepak terjang AM alias Andri (28) penjahat spesial sasaran rumah kos- kosan mahasiswa di kawasan Gunungpati Semarang  terhenti. Bahkan, ayah empat orang anak asal Bandung itu mengalami cacat seumur hidup karena kaki kanannya tertembus timah panas.

“Kami terpaksa melumpuhkan dengan tembakan mengenai kaki kanannya, karena dia (AM) ketika ditangkap dalam suatu penggerebekan mencoba melarikan diri,” ungkap Kapolsek Gunungpati AKP Budi Abadi, Senin(27/11).

Menurut Budi Abadi, pihaknya selain meringkus tersangka, juga menyita  belasan laptop, ponsel kunci duplikat sebagai barang bukti. Sejumlah barang bukti  itu merupakan hasil kejahatan di 13 tempat kos-kosan mahasiswa Unnes di kawasan Gunungpati selama 6 bulan terakhir ini. Selain beraksi di kos-kosan Gunungpati, AM yang nyambi jualan pakaian keliling, juga beraksi di daerah asalnya Bandung.

Menurut Kapolsek Gunungpati, ulah AM cukup meresahkan, khususnya di kalangan mahasiswa.

“Tersangka berjualan pakaian pada jam kerja saat para mahasiswa meninggalkan tempat kos untuk kuliah,” ungkap Kapolsek. Untuk memastikan tempat kos mahasiswa kosong, tersangka mengetuk pintu terlebih dulu.

Menurut AKP Budi Abadi, tersangka pada Jumat (20/10) siang telah menjarah di 9 kamar kos dalam satu kompleks. Sedikitnya ia mencuri lima laptop, beberapa ponsel serta alat elektronik.

Dari kejadian itulah, jajaran Polsek Gunungpati lebih giat melancarkan razia dengan sasaran pencurian di rumah kos-kosan mahasiswa.

Upaya yang tidak mengenal waktu telah membuahkan hasil dengan meringkus AM di daerah asalnya Babakan Tarogong Kecamatan Bojongloa Keler Bandung. Polisi terpaksa melumpuhkan dengan tembakan pada kaki kanannya, karena tersangka AM yang menjual laptop curian rata rata Rp 1,3 juta mencoba melarikan diri.

Polisi selain menyita sedikitnya 19 laptop dari berbagai merek, ponsel, juga motor Yamaha Mio yang biasa dipakai sarana kejahatan sebagai barang bukti. Kasus ini masih terus dikembangkan penyidik. (Sky)

Read previous post:
Warga menangis dan berdoa di bawah guyuran hujan sebagai bentuk penolakan pengosongan paksa
Warga Terdampak Bandara Menangis di Bawah Guyuran Hujan

TEMON (MERAPI) - PT Angkasa Pura I akhirnya mengambil tindakan tegas dengan mengosongan paksa rumah warga yang berada di lahan

Close