Kejari Sukoharjo Musnahkan BB

Kejari Sukoharjo memusnahkan barang bukti sejumlah kasus yang sudah berkekuatan hukum tetap
Kejari Sukoharjo memusnahkan barang bukti sejumlah kasus yang sudah berkekuatan hukum tetap

SUKOHARJO (MERAPI) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo memusnahkan barang bukti sejumlah kasus yang sudah berkekuatan hukum tetap. Barang bukti yang dimusnahkan seperti minuman keras (miras) jenis ciu, naskoba sabu sabu, pupuk palsu dan lainnya.

Kepala Kejari Sukoharjo Bambang Marwoto, Senin (27/11) mengatakan, kegiatan pemusnahan barang bukti ini baru kali pertama kali digelar oleh Kejari Sukoharjo. Kegiatan digelar di halaman kantor Kejari Sukoharjo.

Pemusnahan barang bukti dilakukan secara mandiri untuk membantu penyerapan anggaran. Sebab Kejari Sukoharjo sudah menganggarkan khusus kegiatan tersebut.

“Sebelumnya ada permintaan dari Pemkab Sukoharjo untuk pemusnahan barang bukti di halaman kantor Pemkab Sukoharjo. Tapi kita gelar sendiri di halaman kantor Kejari Sukoharjo karena sudah dianggarkan,” ujarnya.

Barang bukti yang dimusnahkan oleh Kejari Sukoharjo sudah memiliki ketetapan hukum tetap. Artinya proses hukum telah selesai dan muncul vonis dari majelis hakim Pengadilan Negeri Sukoharjo.

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Sukoharjo Rohmadi mengatakan, ada cukup banyak jenis barang bukti yang dimusnahkan. Barang bukti tersebut berasal dari sembilan kasus selama tahun 2017 yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Rohmadi mengatakan, pada tahun 2017 ini pihaknya total menangani 235 kasus. Dari jumlah tersebut 181 kasus sudah diputus Pengadilan Negeri Sukoharjo. “Dari 181 kasus itu sebanyak 15 kasus sudah dieksekusi dan barang buktinya dimusnahkan,” ujarnya.

Beberapa barang bukti yang dimusnahkan yakni satu paket sabu, satu bungkus rokok, dua sedotan, satu pipet kaca, satu korek gas, satu celana panjang. Barang bukti lainnya yakni satu kardus berisi 12 botol air mineral kemasan 1,5 liter ciu, dua jeriken masing masing berisi 30 liter ciu.

“Nakoba dimusnahkan dengan cara dibakar, sedangkan miras ciu dibuang,” lanjutnya.

Petugas juga melakukan pemusnahan berupa dua kerangka sepeda motor dengan cara dipotong menggunakan alat pemotong. Dua kendaraan tersebut dalam kondisi hangus terbakar. (Mam)

Read previous post:
Ilustrasi - Kampung KB Dapat Rp 90 Juta
Kampung KB Dapat Rp 90 Juta

PATI (MERAPI) – Setiap Kampung Keluarga  Berencana (KB) di Jawa Tengah akan mendapat anggaran operasional Rp 90 juta setiap tahun.

Close