Putusan Hakin Dinilai Sudah Benar, Terdakwa Keberatan Kasasi Jaksa

Bimas Ariyanta (kanan) menunjukkan kontra memori kasasi yang dikirim ke MA
Bimas Ariyanta (kanan) menunjukkan kontra memori kasasi yang dikirim ke MA

BANTUL (MERAPI) – Bimas Ariyanta SE SH CN dan Nurdinsyah SH selaku penasihat hukum Ketua Umum DPP Apkomindo, Ir Soegiharto Santoso alias Hoky (55) warga Pesing Ponglar Kelurahan Kedaung Kali Angke Cengkareng Jakarta Barat keberatan dengan kasasi jaksa penuntut umum (JPU) Kejagung  Ansyori SH atas diri terdakwa Hoky yang divonis bebas murni oleh majelis hakim PN Bantul.

“Dalam kontra memori kasasi kami selaku penasihat hukum terdakwa keberatan atas kasasi dan alasan memori kasasi jaksa. Persoalan yang dijadikan alasan dalam memori kasasi pada intinya bukan tentang penerapan hukuman, tetapi lebih menyangkut penilaian judex facti tentang pendapat jaksa atas putusan bebas yang telah dipertimbangkan dan dinilai secara cukup dan lengkap,” ujar Bimas Ariyanta kepada wartawan usai menyerahkan kontramemori kasasi di PN Bantul, Senin (6/11).

Semula PN Bantul pada 25 September 2017 dalam putusannya telah membebaskan terdakwa Hoky karena tak terbukti bersalah melakukan tindak pidana pelanggan hak cipta dalam pameran Mega Bazar di JEC Bantul. Atas putusan tersebut jaksa menyatakan kasasi pada 29 September 2017 dan disusul penyerahan memori kasasi pada 12 Oktober 2017. Setelah penasihat hukum terdakwa menerima memori kasasi kemudian menyerahkan kontra memori kasasi pada 6 November 2017.

Diketahui, dalam memori kasasinya, jaksa juga melampirkan surat tuntutan. Penasihat hukum menilai surat tuntutan itu telah dinyatakan batal demi hukum sebagaimana putusan sela PN Bantul pada 4 Januari 2017. Bahkan dalam surat tuntutan yang dijadikan lampiran terdapat keterangan saksi maupun terdakwa telah dimanipulir dan ditambahi sendiri oleh jaksa sebagaimana terungkap di muka persidangan.

Sebagai contoh kutipan jaksa dalam tuntutan menulis, bahwa benar pihak Apkomindo mendapatkan keuntungan kompensasi berupa uang fee dari komitmen awal sebesar Rp 30 juta yang akan dibayarkan Dyandra paling lama 30 hari setelah ditandatangani perjanjian ini. Fakta tersebut tak pernah terungkap di persidangan dan bisa diperiksa di berita acara keterangan terdakwa di panitera pengganti.

Selain itu jaksa tidak mengambil upaya paksa atas ketidakhadiran saksi BAP yakni Ir Cepu Supriyanto, Heryanto ST MM, khususnya saksi utama Entin Kartini serta saksi kunci Iwan Idris menghambat pengungkapan perkara ini. Saksi Iwan Idris yang mengaku sebagai salah satu pendiri Apkomindo dan saksi Entin Kartini yang melihat langsung pameran Mega Bazar Consumer Show 2016 di JEC yang dijadikan dasar laporan pemilik hak cipta Sony Fransley. Saksi Entin juga diduga melakukan rekayasa BAP di Bareskrim Polri karena dalam Musdalub Apkomindo DKI Jakarta dalam foto dokumentasi tak menggunakan logo Apkomindo tetapi dalam bukti yang disampaikan Entin Kartini ke penyidik Mabes Polri terdapat logo Apkomindo.

Sehingga apabila kedua saksi dihadirkan di persidangan akan terungkap keduanya telah memberikan keterangan palsu. Tetap sayangnya penuntut umum tak bisa menghadirkan kedua saksi di persidangan. “Penilaian jaksa terhadap putusan hakim keliru menerapkan hukum dinilai tidak memiliki alasan serta dasar yang dapat dipertanggungjawabkan karena bersifat subyektif. Bahkan sikap subyektif tersebut dilakukan sejak menyatakan perkara P21 dan menahan terdakwa selama 43 hari di PN Bantul sampai menuntut terdakwa selama 6 tahun dan denda Rp 4 miliar subsider 6 bulan kurungan,” imbuh Bimas menjelaskan.

Untuk itu dalam kontrak memori kasasinya, tim penasihat hukum memohon majelis hakim agung pada MA untuk menolak permohonan kasasi jaksa. Selain itu penasihat hukum meminta agar hakim MA menguatkan putusan bebas murni PN Bantul pada 25 September 2017. (C-5)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Terbukti Ikut Pembacokan di Dlingo, 2 Cah Klitih Hanya Dihukum 5 Bulan

BANTUL (MERAPI) - Meski terbukti secara sah dan meyakinkan terlibat aksi pembacokan, dua cah klitih, Junianto (18), pelajar kelas 2

Close