Terbukti Ikut Pembacokan di Dlingo, 2 Cah Klitih Hanya Dihukum 5 Bulan

Kedua terdakwa cah klitih terlihat pasrah saat mendengarkan pembacaan putusan dalam persidangan di PN Bantul
Kedua terdakwa cah klitih terlihat pasrah saat mendengarkan pembacaan putusan dalam persidangan di PN Bantul

BANTUL (MERAPI) – Meski terbukti secara sah dan meyakinkan terlibat aksi pembacokan, dua cah klitih, Junianto (18), pelajar kelas 2 SMA dan Muhammad Yusuf (18) lulusan SMA warga Piyungan Bantul hanya dihukum masing-masing 5 bulan penjara potong masa tahanan dalam sidang yang berlangsung di PN Bantul, Senin (6/11) sore.

Hukuman yang dibacakan oleh majelis hakim diketuai Subagyo SH MHum sama seperti tuntutan jaksa Dany P Febriyanto SH yang semula menuntut 5 bulan penjara. Kedua terdakwa yang didampingi penasihat hukum Budi Wandani SH terbukti bersalah melanggar pasal 170 ayat 2 KUHP karena terlibat pengeroyokan dan pembacokan saksi korban Dimas Putra Timur (18) warga Dodogan Jatimulyo Dlingo Bantul hingga mengalami luka cukup parah.

Hal-hal yang memberatkan hukuman, perbuatan kedua terdakwa meresahkan masyarakat dan telah melukai saksi korban. Sementara hal yang meringankan terdakwa sopan di persidangan, masih muda dan salah seorang terdakwa masih berstatus pelajar.

Dalam amar putusan majelis hakim terungkap, sebelum ikut melakukan aksi pembacokan, kedua pelaku bersama 8 orang temannya pada Selasa 4 Juli 2017 pukul 00.30 dari Piyungan menuju Dlingo Bantul untuk melakukan aksi balas dendam. Karena salah satu pelaku sempat berselisih dengan salah seorang warga Dlingo.

Untuk itu dengan mengendarai motor dari Piyungan para pelaku menuju ke Dlingo melalui Jalan Jalasutra-Cinomati. Sampai di perempatan Terong rombongan bertemu korban sehabis nonton pertandingan voli. Saat itu juga rombongan pelaku menyerang korban dengan senjata tajam. Akibat kejadian itu korban mengalami luka-luka cukup parah.

Setelah melakukan aksinya kesepuluh cah klitih kabur dan beberapa pelaku lain berhasil ditangkap. Dari perkara ini kejaksaan hanya mengajukan 2 terdakwa ke pengadilan. Sementara 8 pelaku lain yang masih dibawah umur akhirnya berdamai dengan saksi korban dan diselesaikan secara diversi yang dilakukan kejaksaan. (C-5)

Read previous post:
Direktur Angkutan dan Multimoda Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Cucu Mulyana saat memberikan keterangan pers terkait sosialisasi Permenhub 108
Polda DIY Gelar Pemantauan Tiga Bulan Sosialisasi Permenhub Ditolak Sopir Taksi Online

DEPOK (MERAPI) - Sosialisasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak

Close