Ibu Muda Nekat Belanja Pakai Uang Palsu

BANTUL (MERAPI) – Terdakwa pengedar uang palsu, seorang ibu Rumah Tangga (IRT), Ny MSL alias Itong (31) warga Patukan, Ambarketawang, Gamping, Sleman hanya bisa pasrah dengan tuntutan hukuman selama 1 tahun penjara serta denda Rp 100 juta subsider 2 bulan kurungan dalam persidangan di PN Bantul, Rabu (1/11).

Dalam perkara ini jaksa Sekar SH menjerat terdakwa dengan pasal 36 ayat 3 jo pasal 26 ayat 3 UU No 7 Tahun 2011 tentang mata uang. “Menuntut terhadap terdakwa oleh karena itu dengan tuntutan selama 1 tahun penjara serta membebaskan kepada terdakwa membayar denda sebesar Rp 100 juta subsider 2 bulan kurungan,”  ungkap jaksa dalam pembacaan tuntutan di hadapan majelis hakim diketuai Dewi Kurniasari SH.

Atas tuntutan itu, terdakwa yang didampingi penasihat hukum Riche SH akan mengajukan pledoi atau pembelaan pada sidang berikutnya. Untuk itu majelis hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa dan penasihat hukumnya menyiapkan pembelaan dan memerintahkan terdakwa kembali ke tahanan.

Dari uraian tuntutan jaksa terungkap,  awalnya pada Rabu 16 Agustus 2017 terdakwa mendapat uang Rp 2,3 juta pecahan Rp 100 ribu dari seseorang bernama Ode (DPO) yang dikenalnya 8 bulan silam. Sebelum menerima uang palsu, terdakwa sempat curhat kalau dirinya tak memiliki uang untuk kebutuhan hidup.

Kemudian dengan bekal uang palsu itu, terdakwa menggunakan untuk belanja di warung kelontong daerah Jetis, Bantul. Saat itu terdakwa berhasil membelanjakan uang mencapai Rp 600 ribu. Tetapi ulahnya diketahui warga dan dilakukan penangkapan bersama aparat kepolisian yang kebetulan berada di sekitar lokasi.

Ketika ditangkap, dari tangan terdakwa disita barang bukti uang palsu yang tersisa mencapai Rp 1,5 juta. Terdakwa sendiri telah menggunakan uang palsu untuk belanja beberapa kali tetapi nasibnya apes saat belanja di daerah Jetis Bantul ketahuan pedagang. (C-5)

Read previous post:
Terdakwa dengan seksama mendengarkan pembacaan vonis majelis hakim
Ngoplo Ajak Istri, Gembeng Dihukum 16 Bulan

BANTUL (MERAPI) - Terbukti menyimpan pil koplo tanpa izin, Slamet Supriyadi alias Gembeng (34) warga Dusun Monggangan, Kadirojo, Palbapang, Bantul

Close