Residivis Curanmor Masuk Jebakan Polisi

BERBAH (MERAPI) – Residivis kasus pencurian sepedamotor, TY (17) warga Margokaton, Sayegan, Sleman harus kembali berurusan dengan polisi. Dia dibekuk aparat Posek Berbah saat melakukan transaksi motor curian di Jalan Yogya-Solo tepatnya Dusun Kalitirto, Berbah, Sleman, Minggu (29/10) petang. Tersangka ditangkap setelah masuk jebakan polisi.

“Tersangka kita tangkap setelah dipancing untuk melakukan transaksi motor curian. Sebelumnya pelaku menawarkan motor itu melalui media sosial Facebook,” kata Kapolsek Berbah Kompol Suhadi kepada wartawan, Senin (30/10).

Dari tangan tersangka, diamankan sepeda motor Yamaha Jupiter AB 3239 UH yang dicuri pelaku di wilayah Depok Barat, Sleman. Dari hasil penyidikan, tersangka mengaku telah melakukan pencurian sepeda motor di beberapa lokasi di antaranya Sayegan, Gamping dan Beran.

“Pelaku mengaku telah beraksi sebanyak empat kali, dan ini yang masih kita kembangkan untuk mencari keberadaan motor-motor yang telah dicuri,” terangnya.

Dikatakan Suhadi, pelaku adalah residivis curanmor yang pernah ditangkap Polsek Jetis, Yogya. Saat itu pelaku divonis enam bulan penjara. Namun baru tiga bulan keluar penjara, pelaku kembali melakukan pencurian.

“Sebelum tertangkap, pelaku juga mencuri sepeda motor Yamaha AB 2679 ZA di daerah Ngemplak kemudian dijual di Kotagede seharga Rp 3 juta” katanya.

Ditambahkan, penangkapan tersangka berawal dari kecurigaan polisi saat melakukan patroli di media sosial. Saat itu polisi mencurigai motor Yamaha Jupiter yang ditawarkan TY melalui Facebook. Petugas kemudian merencanakan skenario penjebakan dan menyamar sebagai pembeli motor itu. Pelaku pun masuk jebakan. Dia bersedia bertransaksi dengan polisi yang menyamar. Akhirnya saat dia muncul di Jalan Yogya-Solo, polisi meringkus bersama motor hasil kejahatannya.

Kepada polisi, TY mengaku sepeda motor hasil curian selalu dijual melalui Facebook. Setiap motor dijual dengan harga Rp 2,5 juta, hasil penjualan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan berfoya-foya.

“Saya mengambil motor di parkiran yang kuncinya tertinggal. Setelah mendapat barang, kemudian saya posting di media sosial,” kata TY.

Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (Curat) dengan ancaman pidana lima tahun penjara. Kini pelaku harus mendekam di sel tahanan Polsek Berbah untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Shn)

Read previous post:
Penjambret yang ditangkap digelandang ke Mapolres Kulonprogo
Njambret untuk Beli Miras

WATES (MERAPI) - Dua penjambret asal Purwodadi, Purworejo ditangkap polisi setelah merampas tas seorang remaja perempuan di Desa Jatimulyo, Girimulyo,

Close