• Minggu, 2 Oktober 2022

Siswi SMAN 1 Banguntapan Bantul dipaksa pakai jilbab, Pemda DIY siapkan sanksi bagi sekolah

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 08:00 WIB
Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya saat memberikan keterangan kepada media.  (Dok Humas Pemda DIY)
Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya saat memberikan keterangan kepada media. (Dok Humas Pemda DIY)

HARIANMERAPI.COM - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menyiapkan sanksi apabila terbukti ada pemaksaan memakai jilbab terhadap salah seorang siswi di SMA Negeri 1 Banguntapan, Kabupaten Bantul.

"Dalam proses yang kita lakukan, kalau memang di kemudian hari ada oknum dari sekolah itu melakukan pelanggaran ya tentunya harus diberi sanksi," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY Didik Wardaya dikutip dari laman resmi Pemda DIY, Selasa (2/8/2022).

Disdikpora DIY pada Senin (1/8) telah memeriksa kepala sekolah, guru bimbingan konseling (BK), guru agama, serta wali kelas SMA Negeri 1 Banguntapan terkait dugaan pemaksaan memakai jilbab terhadap salah seorang siswi beragama Islam kelas X.

Baca Juga: Website SMA Negeri 1 Banguntapan Bantul diretas, isi lengkapnya bikin penasaran

Menurut Didik, apabila dari hasil penyelidikan terbukti sekolah melakukan pelanggaran, maka Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY akan memberikan sanksi.

Terkait dengan bentuk sanksinya, Didik belum dapat memastikan.

"Sanksinya nanti kita lihat dari PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Nah, di sana nanti kita kita lihat seberapa jauh tingkat pelanggaran yang dilakukannya apabila terbukti," ujar Didik.

Baca Juga: Kota Jogja berlakukan jam malam anak, Satpol PP sebut belum ada anak yang dijatuhi sanksi

Sejauh ini, menurut dia, guru yang diduga terlibat telah memberikan penjelasan berbeda sehingga perlu dilakukan cek silang dengan pihak terkait lainnya.

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X