• Sabtu, 20 Agustus 2022

XL Axiata Future Leaders, Siapkan Mahasiswa Hadapi Industri 4.0 dan Society 5.0

- Senin, 6 Desember 2021 | 14:00 WIB
XL Axiata tahun ini mewisuda 150 awardee Program XL Axiata Future Leaders (XLFL) Batch 8.  (Dok XL Axiata)
XL Axiata tahun ini mewisuda 150 awardee Program XL Axiata Future Leaders (XLFL) Batch 8. (Dok XL Axiata)

JAKARTA, harianmerapi.com - Generasi muda harus menyiapkan diri dalam bersaing merebut posisi strategis di era industri 4.0 dan society 5.0. Karenanya, mereka harus menyesuaikan diri dengan perilaku pasar yang kini sangat digital.

Presiden Direktur dan CEO PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), Dian Siswarini, menekankan hal tersebut pada acara National Conference XL Axiata Future Leaders Batch 8 di Jakarta, Minggu (5/12/2021).

“Tantangan Society 5.0 terkait bagaimana manusia menguasai teknologi, khususnya teknologi-teknologi yang berkembang saat ini seperti kecerdasan buatan (AI), bioteknologi, blockchain, Internet of Things (IoT), dan banyak lainnya. Ditambah dengan begitu melimpahnya data yang bisa diakses dari berbagai search engine,” kata Dian.

Dian melanjutkan, teknologi-teknologi yang berkembang pesat ini memaksa manusia untuk cepat beradaptasi dan mempelajari cara kerja sistem otomasi tersebut. Misalnya, IoT, bagaimana sebuah teknologi memaksa manusia untuk bekerja lebih praktis dari manapun mereka berada namun tetap dapat mengatur, memantau, mengelola pekerjaan, menghasilkan produk, mengawasi, dan lain-lainnya selama 24 jam dan 7 hari sepekan. Selain itu, perangkat digital tersebut juga membantu memahami limpahan data yang dikumpulkan secara otomastis dengan kecepatan yang luar biasa.

Baca Juga: Masyarakat Digital Savvy Diajak Berkreasi dan Berekreasi Lewat Jenius Co.Creation Week 2021

Sementara itu, Chief of Corporate Affairs Officer XL Axiata, Marwan O. Baasir mengatakan, XLFL telah memberikan pelatihan IoT kepada seluruh awardee program ini, dengan tujuan agar mereka dapat bersiap untuk menghadapi Society 5.0 dengan lebih baik, terlepas dari apa pun latar belakang studi yang mereka ambil. Menurutnya, Society 5.0 menyasar seluruh bidang tidak hanya mereka yang mempelajari penguasaan teknologi atau ilmu komputer.

Menurut Marwan, sejak tiga tahun lalu, XLFL telah memulai membekali para awardee dengan pengetahuan dan keahlian guna menghadapi tantangan Industri 4.0 dan Society 5.0 tersebut.

Pelatihan-pelatihan tersebut, termasuk IoT, yang tidak diajarkan di perguruan tinggi kepada mahasiswa pada umumnya, kecuali bagi mereka yang belajar di jurusan engineering atau ilmu komputer. Awardee XLFL juga datang dari berbagai jurusan, seperti Pendidikan, Hukum, MIPA, Bahasa, Kedokteran, Tourism, Ekonomi, Psikologi, Akuntasi, hingga Kehutanan.

Baca Juga: LinkAja Perluas Ekosistem Digital di Sektor Pendidikan Lewat Program Institut Pintar

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X