• Rabu, 1 Desember 2021

Kemenag Segera Miliki Instrumen Asesmen Kompetensi Madrasah

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 15:00 WIB
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Moh Isom saat membuka kegiatan finalisasi Instrumen AKMI (Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia) secara virtual, Selasa (5/10/2021).  (Antara/HO-Kemenag)
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Moh Isom saat membuka kegiatan finalisasi Instrumen AKMI (Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia) secara virtual, Selasa (5/10/2021). (Antara/HO-Kemenag)

JAKARTA, harianmerapi.com - Instrumen Asesmen Kompetensi Madrasah segera dimiliki Kementerian Agama (Kemenag) dan Ditjen Pendidikan Islam Kemenag saat ini sedang memfinalisasi Instrumen AKMI (Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia) yang berlangsung di Makassar, 5-7 Oktober 2021.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari program REP-MEQR (Realizing, Education's Promise-Madrasah Education Quality Reform) yang bertujuan meningkatkan mutu pengelolaan dan layanan pendidikan madrasah," kata Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Moh Isom dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu (6/10/2021).

Program ini melibatkan para guru madrasah se Indonesia yang lolos seleksi. Mereka diminta menyusun soal-soal literasi membaca, numerasi, sains, dan literasi sosial budaya untuk jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).

Baca Juga: Forpi Kota Yogyakarta Ingatkan Siswa Jujur dalam Pelaksanaan ANBK

Isom berharap instrumen yang dihasilkan mampu memenuhi keperluan AKMI, yaitu secara komprehensif mampu mendiagnosis kelebihan dan kelemahan siswa pada literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains dan literasi sosial budaya termasuk survei karakter.

Hasil asesmen, lanjutnya, dapat digunakan oleh guru dan madrasah guna memperbaiki layanan pendidikan yang dibutuhkan siswa sebagai dasar untuk menyusun suatu rancangan pembelajaran bermutu.

"Alhamdulillah, kegiatan pengembangan instrumen AKMI telah memasuki tahap finalisasi dan telah dilakukan proses validasi instrumen. Sehingga, akan terlihat dan dapat dikelompokkan soal-soal sesuai dengan domain dan sub domain berdasarkan tingkat kesulitan," kata Kepala Sub Direktorat Kurikulum dan Evaluasi Ahmad Hidayatullah dalam laporannya.

Baca Juga: Kapal Tuna Handline Hasil Temuan KKP Diserahkan Menteri Trenggono kepada Nelayan Bitung

Lebih lanjut, Ahmad mengatakan finalisasi ini juga akan merumuskan tingkat kesulitan instrumen.

Menurut Ahmad, tingkat kesulitan tersebut awalnya dipersepsikan berdasarkan teori konseptual.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inovasi Kopi Mahasiswa UMY Raih Juara KMI Expo 2021

Rabu, 24 November 2021 | 11:20 WIB
X