Seminar FKIP UMBY: Kebijakan Pendidikan di Era New Normal

MERAPI-ISTIMEWA
Pelaksanaan Seminar Nasional Pendidikan 2021 FKIP UMBY.

FAKULTAS Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menyelenggarakan Seminar Nasional Pendidikan 2021 dengan menerapkan virtual zoom, pekan lalu. Seminar bertema Kebijakan Pendidikan dan Kajian Riset di Era New Normal ini dibuka oleh rektor UMBY, Dr Alimatus Sahrah MSi MM.

Menurut Dekan FKIP UMBY, Nuryadi SPd MPd, seminar nasional ini diikuti 120 peserta dan terdiri dari berbagai kalangan profesi, antara lain guru, dosen, mahasiswa dan praktisi pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia. “Tujuan digelar seminar ini, di antaranya untuk menjawab kebimbangan seorang pendidik dan peserta didik dalam hal arah kebijakan pendidikan khususnya pembelajaran baik di sekolah maupun perguruan tinggi saat masih ada pandemi Covid-19,” terangnya.

Ditambahkan Nuryadi, setelah masa new normal terkait pandemi Covid-19, tentu pola maupun model pembelajaran sangat berbeda, salah satunya adalah sistem offline menjadi online dan saat ini dianjurkan menerapkan hybrid model. Sehingga pola seperti ini perlu kajian tentang efektifitas dalam mendukung kompetensi dan tujuan dari pembelajaran tersebut. Kajian ini dapat diwujudkan dalam bentuk riset yang ber-output tentang pendidikan masa depan dan sesuai dengan Rencana Induk Penelitian secara nasional.

“Oleh karena itu, dengan seminar nasional pendidikan ini diharapkan mampu mensinergikan rancangan riset di daerah sesuai dengan kajian nasional, sehingga kedepan hasil riset ini dapat digunakan atau diimplementasikan untuk menyikapi atau menjawab arah, konsep maupun rancangan pendidikan khususnya pembelajaran di sekolah dan perguruan tinggi,” tandasnya.

Sebagai pembicara utama seminar, yakni Nurdiansyah D Sasongko MPd dari Sekretariat Utama atau Pusat Pelatihan dan Pendidikan Kemenristek RI. Ada pula Prof Dr Hardi Suyitno MPd dosen Universitas Negeri Semarang danUniversitas Ahmad Dahlan Yogyakrta serta Dr Niken W Utami SPd Si MPd dosen Universitas PGRI Yogyakarta.

Nurdiansyah antara lain, menekankan pentingnya penguasaan teknologi dengan kemajuan pendidikan. Selain itu soal kapasitas pengembangan teknologi perlu diimbangi dengan kesiapan pengguna teknologi. “Science and Techology Park akan dapat meningkatkan kesejahteraan komunitas pendidikan melalui pendayagunaan iptek dan budaya inovasi yang terintegrasi,” ungkapnya. (Yan)

Read previous post:
Yatim Piatu di Pati Dilatih Membuat Disinfektan Alami

PATI (HARIAN MERAPI) - Puluhan anak yatim piatu binaan Yayasan Subur Makmur Sejahtera, dilatih Komunitas 3GO Pati, untuk membuat disinfektan

Close