DPRD DIY Minta Objek Wisata Dibatasi 30 Persen Selama Libur Lebaran

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto menyarankan agar pembukaan tempat wisata dibatasi 30 persen seiring dengan tetap dibukanya kegiatan wisata di Yogyakarta pada libur Hari Raya Idul Fitri 2021.

Eko meminta agar Dinas Pariwisata DIY dapat mengkondisikan hal tersebut. Hal ini guna memutus rantai persebaran virus Covid-19.

“Harapan kita tempat wisata dibatasi maksimal 30 persen. Mengapa? Karena sampai hari ini belum ada laporan tentang kapasitas masing-masing tempat wisata. Harapan kita, Pak Singgih (Kadinas Pariwisata DIY) mengkonsolidasikan,” ujarnya pada jumpa pers pranatan anyar pariwisata menyambut Idul Fitri 2021, Senin (10/5) di Kompleks Kepatihan Yogyakarta.

Eko menuturkan, meski sektor kesehatan dan ekonomi harus berjalan beriringan, namun prioritas tetap keselamatan dan kesehatan masyarakat. Sehingga kegiatan wisata di Yogyakarta harus mengedepankan keselamatan.

“Prioritasnya adalah keselamatan, menjadi bagaian dari yang masih hidup dan selamat. Kalau keselamatan yang paling utama, maka seluruh kegiatan pariwisata di Yogya harapan kita mengedepankan aspek keselamatan covid-19,” jelasnya.

Menurutnya, Pemda DIY tidak boleh teledor menyangkut keselamatan warganya sebab berakibat fatal. Pemda DIY juga wajib melakukan monitoring, evaluasi, dan tidak memberikan toleransi lagi bagi tempat wisata yang melanggar.

“Tugas pemda lebih ke aspek monitoring dan evaluasi. Harga yang harus di bayar atas keteledoran sangat mahal. Kalau masih ada yang main-main dengan prokes menurut hemat saya tidak perlu toleransi langsung tutup saja,” tegasnya.

Eko juga menyarankan agar dilakukan transformasi digital pada sektor pariwisata melalui platform wisata digital. Dia juga menyarankan agar dilakukan patroli digital untuk mengontrol mobilitas warga.

“Satu hal utama, menjadi peluang, yang namanya transfirmasi digital. Bagaimana pariwisata dan industri kreatif didorong mampu. Perlu platform wisata digital,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharja mengatakan pihaknya tetap membuka objek wisata dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Dia menyebut apabila ada wisatawan dari luar DIY yang terlanjur bisa lolos, maka wajib memenuhi persyaratan.

“Wisatawan luar DIY yang sudah berada di DIY tentu masuk ke destinasi wisata asal persyaratan memungkinkan kami persilakan, swab antigen, genose, dan sebagainya,” ujarnya. (C-4)

Read previous post:
Cegah Penerobosan Terulang, Petugas Pos Penyekatan Diimbau Waspada

Close