Selama Bulan Puasa, Vaksinasi Digelar Pagi Hari untuk Mencegah Hipoglikemia

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie mengatakan selama bulan puasa, kegiatan vaksinasi dilakukan hanya pada pagi hari guna menghindari hipoglikemia atau gula darah rendah.

“Pagi <I>waelah<P> (pagi saja) ya kalau terpaksa setelah dzuhur kita tidak lakukan,” ujarnya saat ditemui wartawan, Senin (29/3) di Jogja Expo Center (JEC).

Pembajun menyebut vaksinasi saat Ramadan pada waktu siang hari berpotensi membuat peserta pingsan karena kurangnya kadar gula saat puasa. “Kita hindari hipoglikemia, kalau siang kadar gula menurun. Karena hipoglikemia itu kekurangan kadar gula, kalau kadar gula kurang mudah pingsan dan lain-lain,” jelasnya.

Meski jadwal vaksinasi dapat dilakukan pada malam hari, Pembajun menyatakan bisa namun diprediksi kehadiran peserta yang lebih sedikit. Untuk itu tidak dipaksakan pada malam hari.

“Tetapi tidak dipaksa malam. Kalau malam habis buka kasihan pasiennya dan nakesnya juga kami tetap jalan mungkin tidak sebanyak ini,” ujarnya.

Pembajun juga mengatakan vaksinasi massal tenaga pendidik yang dimulai bulan April mendatang akan diterapkan dengan pedoman baru, yakni terkait jangka waktu suntik dosis pertama dan kedua.

“Dan insyaallah untuk vaksinasi massal guru besok pakai pedoman baru, yakni (jangka waktu dari suntikan 1 dan 2) 28 hari, untuk vaksin masih sama yaitu Sinovac,” katanya. (C-4)

Read previous post:
Dinsos P3A Bantul Targetkan 4.000 KPM PKH Graduasi Mandiri

BANTUL (MERAPI) - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Bantul menargetkan Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga

Close