Penerima Jaminan Pendidikan Daerah 2021 Diperkirakan Bertambah

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Calon penerima program Jaminan Pendidikan Daerah (JPD) tahun 2021 Kota Yogyakarta tengah dilakukan pendataan. Jumlah penerima JPD tahun ini diperkirakan meningkat karena total keluarga miskin yang dalam Keluarga Sasaran Jaminan Perlindungan Sosial (KSJPS) tahun 2021 bertambah dibandingkan tahun 2020.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori mengakui kemungkinan jumlah penerima JPD tahun 2021 meningkat. Mengingat sasaran program JPD selama ini berdasarkan data terbaru KSJPS yang berlaku. Untuk penerima JPD tahun 2021 maka didasarkan pada KSJP tahun 2021 yang ditetapkan pada akhir Desember 2020.

“Iya. Tapi kami belum tahun berapanya, Kami sedang mengumpulkan data penerimanya berdasarkan data KSJPS yang diperbarui Desember (2020) kemarin,” kata Budi, Selasa (19/1).

Ia menjelaskan pada tahun 2021 alokasi anggaran JPD di Kota Yogyakarta sebanyak Rp 27 miliar. Anggaran itu untuk program JPD bagi peserta didik TK hingga jenjang SMA/SMK dari Keluarga Sasaran Jaminan Perlindungan Sosial (KSJPS) atau Keluarga Menuju Sejahtera (KMS) dan beasiswa berprestasi. Termasuk masalah pendidikan terkait pendanaan seperti tunggakan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bagi keluarga miskin yang tidak masuk KSJPS.

“Tunggakan SPP dari siswa yang tidak masuk dalam KSJPS harus ada verifikasi dari Dinas Sosial Kota Yogyakarta. Bisa saja tidak masuk KSJPS karena tidak memenuhi kriteria tapi betul-betul tidak punya uang, kami mediasi antara sekolah dan orangtua siswa,” terangnya.

Dia menyebut nominal JPD tahun 2021 yang diberikan kepada tiap siswa penerima sama dengan tahun lalu. Nominal JPD untuk jenjang TK negeri Rp 400 ribu/semester/siswa, TK swasta Rp 850 ribu/semester/siswa, jenjang SD negeri Rp 400 ribu/semester/siswa, SD swasta Rp 1,4 juta/semester/siswa, SMP negeri Rp 500 ribu/semester/siswa, SMP swasta Rp 2 juta/semester/siswa.

Adapun untuk SMA negeri Rp 1,75 juta/tahun/siswa, SMA swasta Rp 2,25 juta/semester/siswa, SMK negeri Rp 1,75 juta/tahun/siswa dan SMK swasta Rp 2,375 juta/semester/siswa. Selain itu satuan pendidikan Kejar Paket A Rp 650 ribu/semester/siswa, Kejar Paket B Rp 750 ribu/semester/siswa dan Kejar Paket C Rp 900 ribu/semester/siswa.

“Penyaluran JPD dilakukan dua tahap dalam setahun pada tiap semester. Pendataan penerima JPD sampai Maret dan penyaluran tahap pertama tahun 2021 pada April,” papar Budi.

Selain itu pada tahun 2021 alokasi penerima beasiswa mahasiswa berprestasi ditambah menjadi 200 orang. Dia menyampaikan pada tahun 2020 ada 100 orang penerima beasiswa mahasiswa berprestasi, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta akan melakukan seleksi penerima beasiswa berprestasi yang nantinya diumumkan ke masyarakat. (Tri)

 

Read previous post:
Optimalkan BTT Rp 66 Miliar untuk Penanganan Covid-19 di DIY

Close