Sultan Ingatkan Netralitas ASN

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Gubernur DIY, Sri Sultan HB X kembali mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar netral pada gelaran pemilihan kepala daerah (pilkada) Desember mendatang.

“Pegawai negeri harus netral. Kami sudah terbitkan surat edaran. Dan tanpa surat edaran pun kabupaten kota juga tahu, bahwa ASN itu harus netral. Jadi kalau yang ndak netral itu kan mesti ada tindakan. Dia konsisten aja dilakukan,” tegasnya, Jumat (27/11) di Kompleks Kepatihan.

Apabila melanggar, akan diberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sebelumnya Sultan telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Nomor 270/11545 tentang netralitas ASN, pegawai BUMN, lurah, pamong praja.

“Sanksinya macam-macam. Ada teguran, tergantung hasil nanti di dewan kepegawaian tindakannya apa,” imbuh Sultan.

Terkait pilkada, Sultan mengimbau agar penerapan protokol Covid-19 ditegakkan sebab pilkada 2020 tetap dijalankan meskipun di tengah pandemi Covid-19. “Ya pandemi tetap menjaga protokol kesehatan. Karena bagaimana pun pilkada ini tidak mundur. Tapi kan juga tidak ada kampanye terbuka. Jadi kan hanya terbatas. Dengan tertutup itu 50 orang, kalau gak keliru ya. Ya itu dilakukan dengan baik aja,” jelasnya.

Sultan berharap, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), para calon bupati, dan seluruh masyarakat dapat terlibat dan berperan guna mendukung penegakan protokol kesehatan.

“Sekarang yang penting itu kan tidak sekadar pelaku, tapi bagaimana Bawaslu bisa berperan, maupun KPU. Terhadap calon-calon untuk disiplin pada ketentuan perundangan. Kan gitu. Jadi jangan hanya dibebankan pada yang bersangkutan, tapi pada pengawasan dan sebagainya juga harus sepakat,” jelasnya. (C-4)

Read previous post:
Warga Diedukasi Pemakaman Prosedur Covid-19

Close