Pengelola Kios Buku Kompleks Taman Pintar Diajak Terapkan CHSE

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) kios buku kompleks Taman Pintar atau dikenal Shopping Center Yogyakarta mendapat edukasi terkait protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19. Kios buku itu berada dalam satu kompleks objek wisata edukasi Taman Pintar sehingga berpotensi dikunjungi wisatawan, meskipun terjadi penurunan pengunjung selama pandemi.

Menurut Kepala Bidang Taman Pintar Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Afia Rosdiana, saat ini masyarakat cenderung seperti tidak takut Covid-19. Dalam penerapan protokol kesehatan terkesan lengah dan semaunya sendiri. Untuk itu bimbingan teknis terkait Clean, Health, Safety, Enviromental (CHSE) (kebersihan, kesehatan, keamanan dan lingkungan) diadakan bagi pelaku kios buku Taman Pintar.

“Lewat bimtek ini kami mengingatkan pelaku UMKM kios buku di lingkungan Taman Pintar bahwa Covid-19 masih ada. Protokol kesehatan harus dilakukan di manapun berada dan setiap hari,” kata Afia di sela bimbingan teknis CHSE di Hotel Alana Malioboro, Senin (23/11).

Diakuinya selama pandemi pengunjung kios buku Taman Pintar menurun karena didominasi para mahasiswa dan pelajar dan di masa pandemi, pembelajaran secara online. Namun protokol kesehatan harus tetap diterapkan karena kini kegiatan di kios buku dan Taman Pintar juga beroperasional, sehingga juga berpotensi dikunjungi wisatawan. Total ada 132 kios buku di kompleks Taman Pintar yang sebagian buka tutup di masa pandemi Covid-19.

“Kami sudah siapkan sarana seperti tempat cuci tangan. Tapi memang untuk spesifik mengurangi sentuhan buku-buku dari pengunung sulit, sehingga sebelum masuk area harus cuci tangan dengan sabun dulu,” paparnya.

Dia menyampaikan, sebelum pandemi Covid-19 alur keluar pengunjung Taman Pintar bisa melalui pintu yang tembus dengan kios buku. Tapi selama pandemi, akses keluar masuk Taman Pintar satu pintu di selatan.

Sementara itu Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, kios-kios buku itu berada dalam satu lingkungan Taman Pintar sehingga harus sama-sama melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19. Secara umum kios buku di Taman Pintar, lanjutnya, sudah menerapkan protokol kesehatan secara umum. Tapi belum ada verifikasi protokol kesehatan di kios buku tersebut. (Tri)

Read previous post:
MERAPI-ANTARA Ilustrasi awan panas guguran Gunung Merapi.
Aktivitas Kegempaan Gunung Merapi Masih Tinggi, Terjadi Guguran Tebing Lava Tahun 1954

Close