Kube Terima Bantuan Modal Rp 15 Juta

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Bantuan dana hibah bagi Kelompok Usaha Bersama (Kube) tahun 2020 di Kota Yogyakarta disalurkan untuk modal usaha. Kube yang menerima bantuan modal itu diarahkan untuk membuat usaha kuliner. Bantuan itu diharapkan bisa membantu penguatan ekonomi masyarakat.

“Bantuan dana hibah ini adalah bantuan modal usaha. Kube diarahkan mengembangkan usaha kuliner karena paling mendukung sektor pariwisata,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Yogyakarta Agus Sudrajat, Selasa (27/10).

Manurut Agus, ada 15 Kube yang menerima bantuan modal usaha senilai Rp 15 juta/kelompok dari APBD Pemkot Yogyakarta. Setiap Kube memiliki anggota berkisar 10-12 orang yang sebagian berasal dari Keluarga Sasaran Jaminan Perlindungan Sosial (KSJPS).

“Kube yang menerima bantuan modal ini sudah kami seleksi. Salah satu kriterianya Kube harus mau dan mampu,” ujarnya.

Ia menuturkan ada pendampingan dan kurasi produk kuliner Kube dari sisi rasa dan penyajian. Termasuk dalam pemasaran juga didampingi karena memanfaatkan media sosial instagram dengan akun kubelanja.id. Pemberian bantuan modal bagi Kube itu juga untuk penguatan sektor ekonomi di masa pandemi Covid-19.

“Salah satu indikator keberhasilan pendampingan Kube jika mampu mengentaskanya anggotanya yang berasal dari KSJPS. Kami harap produk Kube bisa dikembangkan lebih luas dan masuk dalam program Nglarisi Gandeng Gendong,” terang Agus.

Dalam kesempatan itu juga disalurkan bantuan uang senilai Rp 2 juta dari pemerintah pusat untuk pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas. Termasuk penyerahan alat bantu bagi penyandang disabilitas.

Sementara itu Asisten Sekda Kesejahteraan Rakyat Pemkot Yogyakarta Sisruwadi yang mewakili Walikota, mengatakan penyaluran bantuan itu belum bisa membantu sepenuhnya masyarakat. Terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19 bantuan modal itu diharapkan bisa dimaksimalkan untuk berusaha.

“Kami harap masyarakat juga memiliki etos kerja dan semangat untuk mandiri. Kami minta komitmen anggota Kube agar tidak bubar atau berhenti. Pendamping dan pekerja sosial mayarakat harus bisa mendampingi Kube secara jujur. Terutama menjaga kualitas produk,” ucap Sisruwadi. (Tri)

Read previous post:
Sultan Minta Penyaluran BLT Dilanjutkan

Close