Dongkrak Transaksi Pedagang Pasar Tradisional di Yogya, GoShop Berikan Cashback Rp 10 Ribu

GONDOMANAN (MERAPI) – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta meluncurkan program Garebeg Pasar untuk mendorong peningkatan transaksi belanja di pasar secara online. Program yang bekerja sama dengan Gojek itu memberikan potongan harga untuk ongkos kirim belanja di pasar tradisional melalui aplikasi GoShop.

“Program Garebeg Pasar ini targetnya meningkatkan transaksi perdagangan dan UMKM di pasar tradisional agar kembali pulih,” kata Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi usai peluncuran Garebeg Pasar di Pasar Beringharjo, Senin (26/10).

Heroe menyampaikan program Garebeg Pasar memberikan cashback atau potongan ongkos kirim senilai Rp 10.000 untuk transaksi belanja produk-produk di pasar tradisional di Kota Yogyakarta lewat aplikasi GoShop. Subsidi ongkos kirim ini ditanggung Pemkot dan Gojek sebagai bagian dari gerakan Gandeng Gendong. Program itu berlaku hingga Desember 2020 di 23 pasar tradisional di Kota Yogyakarta yang bisa diakses lewat GoShop.

“Harapan kami transaksi yang mengikuti protokol kesehatan secara online seperti membeli produk-produk di pasar dan UMKM, tidak terbebani tambahan ongkos kirim. Produk yang kurang bisa terbeli karena ongkos kirim lebih tinggi, maka sekarang kami harap bisa lebih tinggi karena kami bantu dengan <I>cashback<P>,” terangnya.

Menurutnya program itu juga untuk pemulihan ekonomi sejalan dengan protokol kesehatan karena masyarakat tidak perlu berkerumun di pasar. Program menyasar langsung ke masyarakat saat melakukan transaksi. Diharapkan nantinya seluruh 30 pasar tradisional di Kota Yogyakarta juga bisa melayani GoShop.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Yunianto Dwisutono menambahkan, 7 pasar tradisional yang belum bisa melayani GoShop adalah pasar-pasar kecil seperti Pasar Pace di Jalan Kusumanegara. Dia menuturkan sejak Maret lalu beberapa pedagang pasar sudah menerapkan jual beli online melalui WhatsApp dan kini berkembang di layanan GoShop.

“Omzet pedagang di pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok sudah pulih. Tapi untuk pedagang pasar yang mengandalkan wisatawan belum sepenuhnya pulih,” ujar Yunianto.

Sementara itu District Head Gojek Yogyakarta Ridzky Novasandro mengatakan selama ini masyarakat selalu berpikir ongkos kirim dalam transaksi belanja online. Oleh sebab itu untuk mengurangi beban transaksi belanja pasar melalui GoShop dibuat program cashback Rp 10.000 untuk ongkos kirim. Pihaknya mengklaim tingkat transaksi belanja produk di 23 pasar di Yogya lewat Goshop naik 80 persen selama pandemi Covid-19.

“Komoditas yang paling banyak dibeli adalah telur, beras dan tepung. Nilai transaksi berkisar Rp 50.000 sampai Rp 100.000. Pasar di Yogya unik karena tidak hanya jual sembako, ada juga oleh-oleh non makanan, makanya gimana mereka dibantu agar bisa jualan di masa pandemi,” ucap Ridzky. (Tri) 

Read previous post:
Pemkot Yogya Soroti Kerumunan Antrean Pencairan Bantuan di Bank

Close