Petugas Evakuasi Sarang Tawon di Kota Yogya Disiagakan

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Memasuki musim hujan masyarakat diimbau untuk mewaspadai kemunculan sarang tawon berjenis tawon vespa atau dikenal <I>tawon ndas<P>. Evakuasi sarang tawon selama musim hujan di permukiman cenderung melonjak.

“Awal musim hujan ini belum begitu banyak. Tapi sudah ada beberapa permintaan evakuasi sarang tawon. Biasanya saat musim hujan di akhir tahun banyak semakin banyak permintaan evakuasi sarang tawon,” kata Kepala Seksi Operasional dan Penyelamatan Dinas Kebakaran Kota Yogyakarta, Mahargyo, Rabu (21/10).

Ia menyebut di awal musim hujan rata-rata petugas Dinas Kebakaran bisa mengevakuasi satu sarang tawon di permukiman warga. Tapi saat puncak hujan di akhri tahun, sehari petugas maksimal mengevakuasi 3 titik lokasi sarang tawon di rumah warga. Sejak akhir September lalu, Dinas Kebakaran Kota Yogyakarta sudah mengevakuasi sarang tawon di rumah warga di Sorogenen Umbulharjo. Terakhir pada Sabtu (17/10) petugas mengevakuasi sarang tawon di rumah warga Bumijo, Jetis.

“Rata-rata kondisi sarang tawon sudah besar seukuran kepala. Biasanya ditemukan di bagian atap rumah. Jenisnya sarang tawon vespa atau tawon ndas,” ujarnya.

Dia menjelaskan, petugas akan menutup lubang di sarang tawon dengan kain atau tisu. Setelah itu sarang diambil dan dimasukkan ke karung dan dibawa ke tempat aman di Mako Damkar untuk dimusnahkan. Tapi jika ada warga yang berminat, sarang tawon akan diberikan karena ada yang memanfaatkannya untuk memancing.

Adapun laporan untuk evakuasi sarang tawon maupun pemadaman kebakaran ke Dinas Kebakaran Kota Yogyakarta melalui nomor 0274 587101 atau melalui WhatsApp (WA) di nomor 08112828113. (Tri) 

Read previous post:
Pemkot Yogya Antisipasi Lonjakan Wisatawan Akhir Bulan Oktober

Close