Yogya Tambah Lumbung Pangan Mataram

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Program ketahanan pangan terus dikembangkan di masyarakat. Salah satunya Lumbung Pangan Mataram yang membina dan mendampingi masyarakat dalam menyediakan pangan secara mandiri lewat menanam maupun budidaya. Pada tahun ini keberadaan Lumbung Pangan Mataram di Kota Yogyakarta ditambah di tiga lokasi.

“Program Lumbung Pangan Mataram adalah kegiatan masyarakat untuk menyediakan bahan pangan secara mandiri. Tahun lalu sudah ada di empat lokasi. Tahun ini Lumbung Pangan Mataram ditambah di tiga lokasi,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Suyana, Senin (19/10).

Ketiga lokasi sasaran program Lumbung Pangan Mataram adalah RW 14 Kelurahan Purbayan, Kampung Pugeran Kelurahan Suryodiningratan dan Kampung Blunyahrejo Kelurahan Karangwaru. Dalam program Lumbung Pangan Mataram ada 3 kandungan pangan yang harus dipenuhi yakni karbohidrat, protein dan sayuran.

“Jenis kandungan pangan yang dikembangkan disesuaikan dengan kesepakatan masyarakat di wilayah. Misalnya karbohidrat bisa dari tanaman ubi atau singkong dan protein bisa dari budidaya ikan lele,” tambahnya.

Sebagian kampung yang ditunjuk menjadi Lumbung Pangan Mataram selama ini sudah memiliki kegiatan menanam secara swadaya masyarakat. Dicontohkan di Kampung Blunyahrejo dengan kelompok Markisa masyarakat sudah menanam berbagai sayuran dan buah markisa. Sedangkan Kampung Pugeran masyarakatnya menanam pohon pepaya tapi ada kendala seperti daun menguning.

Dia menerangkan pelaksanaan program Lumbung Pangan Mataram menggunakan anggaran Dana Keistimewaan (Danais) DIY. Pada tahun lalu pembinaan Lumbung Pangan di 4 lokasi di Kota Yogya diampu Pemda DIY. Sedangkan mulai tahun ini pembinaan Lumbung Pangan Mataram dilaksanakan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta. Total danais yang digulirkan untuk Lumbung Pangan Mataram sekitar Rp 600 juta.

“Baru tahun ini Dinas Pertanian dan Pangan mengelola danais untuk pembinaan ketahanan pangan. Program Lumbung Pangan Mataram ini sebenarnya sama dengan program pertanian yang sudah ada yakni Kampung Pangan Lestari,” ucapnya. (Tri)

 

Read previous post:
Kebak Cipratan Minyak PKL, Lantai Teraso Pedestrian Malioboro Dipoles Lagi

Close