Vaksinasi Rabies Gratis Kembali Digelar di Yogya

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Setelah tertunda karena pandemi Covid-19, vaksinasi rabies gratis untuk anjing, kucing dan kera kembali digelar di Kota Yogyakarta. Vaksinasi rabies menyasar 39 kelurahan yang belum sempat melaksanakan kegiatan itu.

“Vaksinasi rabies kami lanjutkan lagi di kelurahan yang belum sempat melaksanakan sebelumnya. Kami buat tahap kedua karena sempat tertunda akibat ada wabah Covid-19,” kata Kepala Bidang Kehewanan dan Perikanan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Aladria, Jumat (4/9).

Dia menyebut menyiapkan sekitar 1.000 vaksin rabies untuk tahap kedua dari 26 Agustus sampai 30 September 2020. Kegiatan vaksinasi diadakan di kantor kelurahan dan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Beberapa kelurahan sudah melaksanakan vaksinasi rabies gratis tahap kedua di antaranya di Tegalrejo, Mergangsan dan Mantrijeron.

“Dalam kegiatan vaksinasi di kelurahan memakai protokol kesehatan. Petugas dan masyarakat yang akan memvaksin hewah peliharaannya, harus memakai masker dan <I>hand sanitizer<P>. Vaksinasi bergilir agar tidak berkerumun,” terangnya.

Dia menuturkan tidak ada pendaftaran dahulu, masyarakat bisa datang langsung ke kantor kelurahan masing-masing sesuai jadwal vaksinasi. Hanya saja pelaksanaan vaksinasi dibatasi dari pagi hingga menjelang siang sebelum Zuhuhr. Dalam sehari rata-rata bisa menyuntik vaksin rabies pada sekitar 25 ekor anjing dan kucing.

“Prioritas vaksin rabies gratis ini untuk anjing. Tapi populasi anjing turun, dan banyak kucing yang dipelihara masyarakat. Vaksinasi ini juga sekaligus mendata populasi anjing dan kucing di kota. Untuk kera, sejauh ini belum ada yang mengikuti vaksin gratis di kelurahan,” jelas Aladria.

Syarat untuk mengakses vasinasi rabies secara gratis adalah warga berpenduduk KTP Kota Yogyakarta. Kondisi anjing dan kucing harus sehat, usia hewan minimal 4 bulan, hewan betina tidak dalam kondisi hamil dan sudah diberikan obat cacing maksimal tiga bulan terakhir. Menurutnya kepatuhan warga untuk memvaksin anjing dan kucing peliharaannya cukup baik. Terutama untuk vaksinasi gratis diminati masyarakat.

“Untuk anjing liar petugas kami patroli keliling secara rutin. Hewan-hewan yang terjaring itu, menjalani karantina dulu sebelum divaksinasi,” imbuhnya. (Tri) 

Read previous post:
SOLIDARITAS DI TENGAH BENCANA ALA WARGA NGAMPILAN-Tetangga Beri Bantuan Tempat Tinggal untuk Korban Kebakaran

Close