Ada Proyek Saluran Air Hujan, Jalan Kemasan Kotagede Segera Ditutup

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Arus lalu lintas di Jalan Kemasan Kota Yogyakarta bakal ditutup sementara untuk pembangunan revitalisasi saluran air hujan. Penutupan lalu lintas itu akan dilakukan per penggal jalan yang dibangun saluran air hujan. Revitalisasi saluran air hujan di kawasan Kotagede itu dilakukan karena rawan genangan.

Kepala Seksi Peningkatan Perairan dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta Herka Hanung Wijaya mengatakan, saat ini paket kegiatan fisik saluan air hujan Jalan Kemasan sudah dilelang dan ada pemenang. Masa sanggah sudah dilalui dan tinggal menunggu kontrak pekerjaan dengan pihak rekanan.

“Teknis pengerjaan, nantinya jalan ditutup karena ukuran boks (SAH) hampir separoh jalan,” kata Herka, Jumat (21/8).

Saluran air hujan yang akan dikerjakan di Jalan Kemasan sepanjang sekitar 500 meter menggunakan dana keistimewaan (Danais) DIY dengan pagu sekitar Rp 6,8 miliar. Pembangunan saluran air hujan menggunakan boks beton berukuran 1,5 meter dan kedalaman galian 2 meter. Lebar Jalan Kemasan hanya sekitar 5 meter dan dalam pengerjaan menggunakan alat berat, sehingga harus ditutup jalannya.

“Untuk pengalihan arus jalur lalu lintas kami tentunya ada pembahasan khusus dengan penyedia jasa, Dinas Perhubungan dan kepolisian setempat. Kami perlu membahas khusus karena di sana banyak fasilitas umum seperti Pasar Kotagede, puskemas dan rumah sakit,” terangnya.

Dia menjelaskan konsep pengerjaan saluran air hujan akan dilakukan per penggal. Tapi kepastian panjang tiap penggal yang dikerjakan akan dibicarakan dengan masyarakat setempat. Itu karena berkaitan dengan akses jalan kampung warga dan buka tutup lalu lintas lantaran akses ke jalan hanya melalui Jalan Kemasan.

“Pengerjaan dari sisi selatan karena menyambung dengan saluran air hujan di Jalan Mondorakan. Pengalaman pengerjaan saluran air hujan di Jalan Mondorakan sepanjang 700 meter di lapangan sekitar dua bulan. Pekerjaan di Jalan Kemasan rencana satu bulan cetak boks dan 1,5 bulan pengerjaan di lapangan,” jelas Herka.

Dia menyatakan Dinas PUPKP Kota Yogyakarta sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat sekitar Jalan Kemasan terkait rencana pembangunan saluran air hujan itu. Baik masyarakat Kelurahan Prenggan di sisi barat Jalan Kemasan maupun masyarakat Kelurahan Purbayan yang berada di sisi timur jalan. Termasuk kepada pelaku usaha dan pedagang kaki lima yang beraktivitas di sepanjang Jalan Kemasan.

Sebelumnya Kepala Dinas PUPKP Kota Yogyakarta Hari Setyo Wacono menyampaikan rencana program kegiatan fisik dengan Danais dan dana alokasi khusus yang sempat ditunda karena Covid-19, akhirnya berlanjut untuk dilaksanakan. Hal itu berdasarkan dari surat pemberitahuan penggunaan Danais dan DAK bisa berlanjut lagi.

“Agustus ini dalam proses lelang sehingga September bisa dimulai pengerjaannya. Memang waktunya cukup mepet karena kami juga mendapat surat keputusan pemberitahuan penggunaan anggaran, juga belum lama ini,” ucap Hari. (Tri)

Read previous post:
Yogya Bikin Anjungan Dukcapil Mandiri, Warga Bakal Bisa Cetak Dokumen Kependudukan Sendiri

Close