New Pasar Prawirotaman Rampung, Bangunan Jadi 4 Lantai

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Revitalisasi bangunan Pasar Prawirotaman di Kota Yogyakarta sudah selesai dikerjakan. Hanya saja operasional pasar berlantai 4 itu menunggu serah terima dari pemerintah pusat ke Pemkot Yogyakarta. Teknis para pedagang kembali berjualan di Pasar Prawirotaman juga terus dimatangkan.

“Pembangunannya memang sudah selesai. Tapi beroperasional resmi kalau sudah diserahterimakan ke Pemot Yogyakarta,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Yunianto Dwisutono, Senin (17/8).

Revitalisasi Pasar Prawirotaman dibangun pemerintah pusat dengan dana alokasi khusus senilai Rp 75 miliar. Pembangunan dilakukan sejak tahun 2019 dengan penganggaran tahun jamak yang selesai di tahun 2020. Bangunan Pasar Prawirotaman yang dulunya berlantai 1 kini menjadi 4 lantai.

Menurutnya operasional kembali Pasar Prawirotaman juga masih memastikan apakah menunggu selesainya pengaturan di lantai 4 sebagai pusat ekonomi kreatif terpadu di Kota Yogyakarta. Pilihan lain adalah operasional dulu di lantai 1, 2 dan 3 yang difungsikan untuk jual beli kebutuhan pokok pasar tradisional.

“Tapi kontrak lahan pasar sementara Prawirotaman harus selesai tahun ini, maka harus segera pindah. Kami tunggu kajian dari pemkot,” ujarnya.

Dia menyatakan, persiapan teknis untuk penataan kembalinya para pedagang ke bangunan baru Pasar Prawirotaman telah disiapkan. Misalnya denah pedagang karena ada pengaturan zonasi produk yang dijual seperti zona sayuran, bumbu dapur, daging, ikan dan kebutuhan pokok lainnya. Jumlah pedagang Pasar Prawirotaman yang terdata selama ini sebanyak 619 pedagang.

“Sudah kami buat tiap zona. Tapi kami mantapkan lagi dan kami hitung lagi yang di kios berapa, di los berapa. Kami harus memberikan pengertian ke pedagang agar menyesuaikan dagangannya dengan lokasi zona. Misalnya kios representatif untuk jualan daging tapi untuk jualan sayuran, tidak pas,” jelas Yunianto.

Dia menyebut hal itu akan disosalisaikan ke pedagang dan saat penetapan tempat berjualan di Pasar Prawirotaman akan diberikan surat pernyataan pedagang harus bersedia menyesuaikan lokasi zona. Tapi dipastikan pedagang akan kembali menempati sesuai jenis tempat yang disewa sebelumnya. Contoh pedagang yang dulu menyewa kios akan kembali menempati kios.

“Protokol kesehatan juga diterapkan di Pasar Prawirotaman karena dibuat berdasarkan pasar sehat dan bangunan ramah lingkungan. Sudah ada jarak dan tidak boleh merokok di pasar. Kalau ada yang merokok akan ada sanksi. Tinggal mensosialisasikan dan memberikan pemahaman ke pedagang,” ujarnya. (Tri)

Read previous post:
Cerita Bergambar W.A.S.P

Close