Pengambilan Token PPDB Jenjang SMA/SMK Dijadwalkan 4 Hari

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di DIY dimulai dengan pengambilan token secara online mulai Senin hingga Kamis (22-25/6). Token tersebut digunakan sebagai aktivasi akun guna memilih sekolah pada Senin (29/6) mendatang.

“Mengambil token itu belum memilih sekolah. Jadi pengajuan token harus melakukan aktivasi terhadap token itu sendiri ya, lalu ada kode pin yang kita berikan kemudian pin itu untuk mengaktivasi membuat password. Pada tanggal 29 Juni baru digunakan untuk melakukan pendaftaran, di situ baru melakukan pilihan sekolah,” jelas Kabid Perencanaan dan Pengembangan Mutu, Disdikpora DIY, Didik Wardoyo, Jumat (19/6).

Pengambilan token dilakukan secara online dengan mengungah beberapa dokumen yang telah dipersyaratkan. Jalur online dilakukan guna mengurangi kontak fisik di tengah pandemi Covid-19.

“Masyarakat atau calon siswa bisa mengajukan akun cukup dari rumah dengan mengungah SK lulus, kartu keluarga, bagi calon siswa luar DIY ditambah dengan menambah nilai ujian sekolah madrasah yang perenah dilakukan pada waktu SD,” jelas Didik.

Bagi masyarakat yang memiliki kesulitan terhadap akses internet, Didik mengatakan disediakan fasilitas komputer beserta jaringannya di sekolah terdekat atau sekolah yang akan dituju.

“Bisa juga datang ke sekolah terdekat atau sekolah yang akan dituju. Minta token dan mengajukan akun di situ, tetap bisa dilakukan sendiri atau minta bantuan petugas di masing-masing sekolah,” paparnya.

Adapun terkait strategis pemilihan sekolah pada 29 Juni mendatang, Didik menyarankan agar calon siswa mengambil pilihan sekolah di masing-masing zonasi atau dengan melihat beban terhadap Kelurahan atau Desa setempat.

“Ketika memilih pilihan pilihan satu, dua, dan tiga, kita lihat saja misalnya masing-masing sekolahan itu beban terhadap kelurahan atau desa itu berapa. Itu paling gampang,” ungkapnya.

Misalnya satu sekolah dengan beban 5 desa dan satu sekolah dengan beban 8 desa tentu akan lebih banyak berpeluang pada sekolah yang memiliki beban sedikit. Didik juga menyarankan agar calon siswa dan ornagtua membaca petunjuk teknis dengan cermat dan memperhatikan bagan yang sudah dibuat sehingga tidak ada kebingungan saat melakukan proses pemdaftaran dari awal hingga akhir. (C-4)

 

Read previous post:
15 Kube Penerima Dana Hibah Diseleksi

Close