TPST Piyungan Libur 2 Hari Selama Lebaran, Warga Yogya Diminta Tunda Buang Sampah

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Warga Kota Yogyakarta diminta menunda membuangan sampah ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) saat libur Lebaran. Pasalnya Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan Bantul yang menjadi pembuangan akhir sampah dari Kota Yogyakarta bakal tutup selama dua hari.

“Kami mendapat pemberitahuan melalui surat dari DLH DIY bahwa sehubungan dengan hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, TPST Piyungan libur pada tanggal 24 dan 25 Mei 2020,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Suyana, Jumat (22/5).

Suyana menyampaikan pelayanan TPST Piyungan baru akan dibuka kembali pada Selasa (26/5). Mengingat pada hari besar Idul Fitri para petugas biasanya juga merayakan Idul Fitri bersama keluarga dan baru akan masuk lagi sekitar hari itu.

Dengan liburnya TPST Piyungan saat libur Lebaran, pihaknya meminta masyarakat untuk menunda pembuangan sampah di TPS agar tidak terjadi penumpukan. Masyarakat diminta menyimpan sementara sampah di rumah masing-masing dengan protokol kesehatan yakni ditutup.

“Seperti yang pernah terjadi sebelumnya saat TPST Piyungan tutup, dalam kondisi ini sebaiknya masyarakat menyimpan sampah dulu di rumah. Penyimpanan sampah dengan protokol kesehatan yakni ditutup menggunakan plastik sehingga tidak mudah tembus dan bau,” jelasnya.

Dia menyebut volume sampah rumah tangga di Yogyakarta masih cukup rendah yakni sekitar 45 persen. Jumlah itu menurutnya masih rendah jika dibandingkan dengan kota lain, di mana volume sampah rumah tangga bisa mencapai 60 persen. Dia menjelaskan perbandingan sampah rumah tangga dan nonrumah tangga di kota-kota lain 60 persen berbanding 40 persen. Sedangkan di Kota Yogyakarta hanya 45 persen sampah rumah tangga berbanding 55 persen sampah non rumah tangga.

“Pada Hari Raya Idul Fitri hingga hari keempat volume sampah di Kota Yogyakarta biasanya mengalami penurunan. Kenaikan volume sampah biasanya di hari kelima. Tapi saat itu petugas juga sudah mulai bekerja mengambil sampah ke kampung-kampung,” tambah Suyana.

DLH Kota Yogyakarta mencatat volume sampah yang dibuang ke TPST Piyungan berkisar 250-260 ton/hari. Dalam sehari rata-rata ada 80 kali perjalanan truk pengangkutan sampah ke TPST Piyungan. Sedangkan di Kota Yogyakarta kini ada sekitar 140 TPS. (Tri)

Read previous post:
Tiga Porsi Bakmi Panas Ditelan Habis

SEBAGAI bakul bakmi yang membuka warungnya pada malam hari, Pak Japar satu- dua kali pernah mengalami kejadian yang tidak masuk

Close