THR Pejabat Pemda DIY Dialihkan untuk Jadup Warga Terdampak Corona

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Keuangan telah menginstruksikan bahwa Tunjangan Hari Raya (THR) bagi seluruh pejabat negara, eselon I dan eselon II tidak dibayarkan. Hal ini disambut baik Pemda DIY, sebab anggaran dapat dialokasikan untuk jatah hidup (jadup) masyarakat terdampak langsung Covid-19 di DIY.

“Cukup banyak saya kira, bisa dipakai untuk memberikan jadup bagi masyarakat,” tandas Sekda DIY Baskara Aji di kantornya, Rabu (15/4).

Menurut Aji, THR yang berasal Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dapat digunakan untuk pembelian sembako. Pemda DIY akan menyesuaikan sesuai instruksi yang dikeluarkan pemerintah pusat pada Selasa (14/4).

“Kalau Presiden sudah mengatakan, akan kita laksanakan toh pengurangan untuk mencukupi kebutuhan penanganan Covid-19,” jelasnya.

Meski begitu, THR akan tetap diberikan bagi TNI, Polri dan ASN eselon III ke bawah. Selain itu, pensiunan juga tetap mendapat THR. “Syukurlah kalau eselon III ke bawah masih mendapatkan THR,” imbuhnya.

Aji berharap kebijakan dapat diterima dengan arif dan bijaksana sebab menurutnya pemerintah telah memikirkan kebijakan dengan matang.

Sementara, Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY, Sigit Sapto Raharjo juga mendukung kebijakan tersebut. Setidaknya ada 44 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tingkat eselon I dan II di lingkungan Pemda DIY yang THR-nya segera dialokasikan untuk mendukung penanganan Covid-19.

Meski edaran resmi belum diterima, pihaknya akan menindaklanjuti instruksi tersebut. “Secara prinsip sudah siap menjalankan kebijakan yang dibuat Pemerintah,” jelasnya. (C-4)

Read previous post:
JAM OPERASIONAL DIBATASI-Tak Ada Lagi Minimarket 24 Jam di Kota Yogya

Close