Rumah Tak Layak Huni untuk Isolasi Mandiri, Pemudik Tempati Karantina di Balai Diklat Kemensos

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Sejumlah warga Yogyakarta berstatus orang dalam pemantauan (ODP) menempati tempat karantina yang disiapkan Pemkot Yogyakarta. Mereka adalah pemudik yang pulang kampung, tapi rumahnya tidak memenuhi syarat untuk isolasi mandiri.

“Mereka adalah pemudik dari Jakarta dan Bogor yang statusnya ODP. Rumah mereka kebetulan tidak memenuhi syarat untuk isolasi sehingga di tampung di tempat karantina,” kata Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi, Senin (13/4).

Heroe menyebut ada 5 warga yang menempati tempat karantina di Balai Diklat Kementerian Sosial di Jalan Veteran Yogyakarta. Dengan penempatan di tempat karantina bisa mengurangi potensi paparan virus corona kepada anggota keluarga di rumah, karena kondisinya tidak memungkinkan untuk isolasi mandiri.

“Mereka akan dikarantina selama 14 hari dan dipantau oleh tim dari Dinas Sosial, Satpol PP dan Puskesmas. Mereka juga mendapatkan jatah makanan yang disediakan pemkot,” papar Wakil Walikota Yogyakarta itu.

Pemkot Yogyakarta mencatat per Senin (13/4) ada 415 ODP di Kota Yogyakarta. Sedangkan kasus positif Covid-19 sebanyak 4 kasus, 3 sembuh dan 1 meninggal serta ada 21 pasien dalam pengawasan. Sementara jumlah warga pendatang dan yang pulang dari luar daerah ke Yogyakarta sampai Senin mencapai 1.637 orang.

“Sebagian besar sudah bisa isolasi mandiri di masyarakat. Itu menunjukkan kesadaran tinggi warga Kota Yogyakarta. Itulah kebersamaan masyarakat Yogya saling menjaga, melindungi dan saling menyelamatkan, sebab mereka semua juga awalnya warga kampung setempat, kemudian merantau karena pekerjaannya ada di kuar kota,” jelas Heroe.

Menurutnya sebenarnya status ODP apalagi yang tidak ada gejala, cukup isolasi di rumah saja. Terutama jika puskesmas sudah merekomendasikan untuk isolasi di rumah. Puskemasa, lanjutnya, akan merekomendasikan ke rumah sakit, jika yg bersangkutan memang perlu diisolasi di rumah sakit.

“Sesuai protokol Covid-19, seluruh pendatang dan pemudik menjadi ODP dan wajib isolasi mandiri. Lapor RT/RW. Jika menunjukkan gejala sakit, maka harus segera dibawa ke pelayanan kesehatan,” ucapnya. (Tri)

Read previous post:
Pemasok Ikan Masih Bisa Andalkan Warung Makan

Close