Grebeg Pasar Semarakkan HUT Kota Yogya

GREBEG pasar tradisional akan kembali diadakan tahun ini pada Sabtu (19/10) untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-263 Kota Yogyakarta. Grebeg ini diawali dengan kirab pedagang pasar tradisional dan mengusung konsep pisowanan anoman.

Kepala Bidang Penataan Pengembangan dan Pendapatan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Yogyakarta Gunawan Nugroho Hutomo, mengatakan, Grebeg Pasar akan diawali dengan kirab pedagang pasar dari Pasar Sentul ke kompleks Balaikota Yogyakarta. Ada sekitar 2.500 peserta kirab dari 32 kontingen paguyuban pedagang pasar seluruh Yogyakarta.

“Konsep kirab grebeg pasar tahun ini beda. Temanya grebeg pasar drop-dropan bakul pasar dengan konsep pisowanan anoman,” kata Gunawan, dalam jumpa pers di Balaikota, Jumat (18/10).

Dia menuturkan tema itu dipilih karena mengandung pengharapan agar pasar tradisional tetap menjadi tujuan belanja utama masyarakat di tengah menjamurnya toko modern dan  mall. Grebeg  pasar yang akan memasuki tahun ke-7 ini menjadi salah satu kegiatan promosi pasar tradisional dan wujud sukur para pedagang.

“Harpannya bisa menjadi tontonan menarik dan promosi pasar tradisional masih tetap eksis di tengah pasar modern,” ujarnya.

Dia menjelaskan setiap kotingen akan membawa simbol gunungan produk unggulan pasar masing-masing. Misalnya pedagang Pasar Beringharjo Barat berupa gunungan batik dan konveksi. Pasar Terban akan memberikan rayahan ayam. Selain itu ada gunungan buah dan sayuran dari Pasar Giwangan serta gunungan tanaman dari Pasar Satwa dan Taman Hias Yogyakarta.

Diakuinya kondisi pasar dan jumlah pengunjung, dari pengakuan beberapa pedagang mengeluh ada penurunan keuntungan dibandingkan tahun lalu. Oleh sebab itu keluhan itu direspon salah satunya dengan promosi pasar lewat grebeg pasar dan pendampingan ke pedagang.

“Dari evaluasi kegiatan grebeg pasar selama beberapa tahun ini mampu menarik pengunjung pasar. Salah satu indikatornya, saat grebeg pasar, beberapa pedagang pasar membagikan voucher makan ke masyarakat. Untuk menggunakan voucher makan itu maka masyarakat harus datang ke pasar,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Seksi Pengembangan Pasar Disperindag Kota Yogyakarta Dwinanto Sujatmiko menambahkan, kirab pasar akan dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dari Pasar Sentul. Selain pedagang pasar, kirab juga akan diikuti 25 personel dinas memakai pakaian anoman dan maskot HUT ke-263 Kota Yogyakarta Mas Joko.

“Jalan depan Pasar Sentul di sisi utaran yang ditutup saat kirab berlngsung. Sisi selatan tetap dibuka untuk kendaraan dari timur ke barat. Rute kirab dari Pasar Sentul ke timur sampai kompleks Balaikota,” ucapnya. (Tri)

Read previous post:
Maskapai Beri Catatan YIA

WATES (HARIAN MERAPI) - Pihak maskapai yang akan membuka jalur penerbangan internasional melalui Yogyakarta International Airport (YIA) melaksanakan kegiatan Hazard

Close