Peserta Kontes Roket Air Meningkat

WISATA edukasi milik Pemkot Yogyakarta, Taman Pintar kembali mengadakan Kontes Roket Air di Stadion Kridosono Sabtu (31/8). Pada tahun 2019 ini antuasiasme peserta dari kalangan para pelajar dalam mengikuti Kontes Roket Air tinggi. Peserta meningkat dibandingkan kegiatan serupa tahun lalu. Kontes Roket Air ini menjadi ajang pembelajaran pengetahuan dan teknologi atau sains yang menyenangkan.

Tampak roket-roket yang dibuat masing-masing tim para pelajar dijajar satu baris. Mereka mengecek kembali komponen-komponen pada roket air yang biasanya terbuat dari botol plastik. Roket itu diletakan pada alat pelontar sehingga bisa meluncur ke udara.

Kepala Bidang Taman Pintar Afia Rosdiana mengatakan sistem pertandingan roket air mode tembak sasaran bertujuan untuk mendapatkan roket air yang meluncur dengan stabilitas baik dan tepat pada sasaran berjarak 80 meter dari titik peluncuran. “Kontes Roket Air mengaplikasikan kemampuan aerodinamika roket untuk menembak sasaran tembak,” kata Afi, kemarin.

Dia menjelaskan penentuan pemenang berdasarkan nilai R atau jarak dari titik jatuh roket ke pusat sasaran yang terkecil dengan 2 kali kesempatan peluncuran. Untuk kategori SMP dari 2 kali kesempatan peluncuran akan dilihat jarak titik jatuh ke pusat sasarn yang terkecil. Sedangkan kategori SMA akan dihitung rata-ratanya dari 2 kali peluncuran.

“Untuk kategori SMA roket air harus melewati penghalang berupa net terlebih dahulu sebelum mencapai sasaran tembak,” imbuhnya.

Kontes Roket Air Taman Pintar 2019 diikuti 409 tim terdiri dari 266 tim siswa SMP dan 143 tim siswa SMA. Dia menyebut peserta Kontes Roket Air tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya yakni meningkat 50 persen. Setiap sekolah diperbolehkan mengirimkan lebih dari 1 tim dengan batas maksimal 10 tim. Jumlah peserta dalam satu tim kategori SMP terdiri dari 1 siswa. Sedangkan untuk kategori SMA terdiri dari 2 siswa. Setiap tim didampingi oleh guru.

“Kontes roket air tahu ini memasuki tahun kesepuluh dan antusiasme peserta cukup tinggi. Peserta dari Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Barat,” tambah Afi.

Sebelumnya Taman Pintar juga menggelar workshop roket air dan roket berparasut. Pemenang Kontes Roket Air akan diikutsertakan dalam Kontes Tingkat Nasional di Jakarta pada tanggal 27-29 September 2019. Termasuk memiliki kesempatan untuk mengikuti kontes serupa tingkat internasional di Jepang pada bulan November 2019.

“Melalui Kontes Roket Air ini kami ingin meningkatkan minat ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pembelajaran sains yang menyenangkan ke para pelajar. Terutama teknologi kedirgantaraan. Dengna banyaknya peserta juga bisa memperluas wawasan, pertemanan, dan meningkatkan jiwa kompetitif pelajar,” ucapnya.

Sementara itu Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menegakasn Kontes Roket Air bukan hannya mencari juara. Tapi diharapkan para pelajar memperhatikan keanehan dan mengembangkan dari pembuatan maupun pelucuran roket air. Dimungkinkan dari pembelajaran roket air tersebut bisa menemukan teori baru dalam sains terkait roket.

“Masing-masing peserta bisa mencatat apa yang dikerjakan dan dilihat. Kalau ada kesalahan sama-sama belajar dan menemukn solusinya. Seperti teori keretakan yang diciptakan oleh BJ Habibie. Penemuan teori baru bisa saja muncul,” tandas Heroe. (Tri)

Read previous post:
Qiblatain, Saksi Sejarah Berpindahnya Kiblat Kaum Muslim

MADINAH (MERAPI)- Jemaah haji dari seluruh dunia saat berada di Kota Madinah Saudi Arabia tidak akan pernah melepaskan kesempatan untuk

Close