Walikota Kukuhkan Satgas Selasa Wage, Malioboro Sisakan Bau Limbah PKL Kuliner

Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengukuhkan Satgas Selasa Wage dari perwakilan PKL dan komunitas di Malioboro. (MERAPI-TRI DARMIYATI)
Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengukuhkan Satgas Selasa Wage dari perwakilan PKL dan komunitas di Malioboro. (MERAPI-TRI DARMIYATI)

DANUREJAN (MERAPI) – Puluhan perwakilan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan komunitas di Malioboro dikukuhkan menjadi Satgas Selasa Wage. Satgas itu bertugas menjaga kebersihan dan ketertiban saat kegiatan Selasa Wage Reresik Malioboro. Sampai kini masih ada beberapa persoalan kebersihan di Malioboro seperti bau limbah PKL kuliner dan perilaku membuang sampah sembarangan.

“Sampai sekarang tidak ada PKL yang melanggar seperti berjualan tiap Selasa Wage karena sudah menjadi komitmen komunitas Malioboro. Tiap Selasa Wage PKL libur untuk bersih-bersih kawasan Malioboro,” kata Koordinator Satgas Selasa Wage, Suparno Sito usai pengukuhan di pedestrian Malioboro, Selasa (7/8).

Persoalan bau limbah dari PKL kuliner itu juga diakui Suparno. Dia menyatakan bau itu dari limbah PKL kuliner basah. Selama ini PKL kuliner telah diimbau segera membersihkan limbah itu. Para PKL kuliner juga sudah memanfaatkan saluran limbah yang ada untuk membuang limbah itu. Namun menurutnya daya tampung saluran limbah cepat penuh.

“Memang ada saluran limbah yang sudah disediakan. Tapi daya tampungnya kadang sebulan sudah penuh. Tapi para PKL kuliner akan berupaya membersihkannya agar tidak bau,” terang Suparno yang juga pelaku PKL kuliner siang di Malioboro itu.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro, Ekwanto mengatakan, sudah mengimbau PKL kuliner basah untuk tidak membuang limbah minyak goreng ke saluran limbah yang disediakan. Selama ini diakuinya masih ada sebagian PKL yang asal membuang limbah air dan minyak goreng ke saluran limbah.

“Kami sudah mengimbau PKL kuliner untuk membuang limbah minyak goreng di tempat khusus dan dibawa pulang ke rumah. Tidak dibuang ke saluran limbah. Kalau limbah minyak goreng dibuang jadi satu sulit dibersihkan dan bisa menyumbat saluran air limbah,” papar Ekwanto.

Sementara itu Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengapresiasi para PKL dan komunitas di Malioboro menjaga kebersihan Malioboro, salah satunya melalui Selasa Wage. Selain kebersihan, dia juga mengajak Satgas Selasa Wage membantu Jogoboro menjaga ketertiban dan keamanan di Malioboro.

“Ini adalah komitmen bersama agar Malioboro bisa bernafas untuk dibersihkan. Kalau ada saluran mampet ya diselesaikan di Selasa Wage Malioboro adalah milik kita sehingga bersama-sama jaga kebersihan, ketertiban dan keamanannya,” tutur Haryadi yang siap ikut bersama menjadi bagian dari Satgas Malioboro.

Ditambahkan sejak Selasa Wage diadakan, Malioboro selalu berbenah agar pelaksanaannya optimal. Termasuk seiring penataan pedestrian sisi barat. Namun dia juga mengakui persoalan membuang sampah tidak optimal. Untuk itu dia juga mengimbau masyarakat yang datang ke Malioboro ikut menjaga kebersihan dengan membuang sampah di tempat sampah. (Tri)

Read previous post:
PERBEDAAN WAYANG DEWA – Brahma Mirip Gatotkaca

Batara Indra merupakan dewa langit dan raja dari para bidadari. Indra gaya Surakarta menggunakan mahkota dan mengenakan jubah lengkap, keris

Close