45 Bus Angkut Peserta Balik Gratis dari Terminal Giwangan

Puluhan bus yang mengankut ribuan peserta Balik Gratis Kemenhub diberangkatkan dari Terminal Giwangan Yogyakarta, Jumat (22/6). (MERAPI-TRI DARMIYATI)
Puluhan bus yang mengankut ribuan peserta Balik Gratis Kemenhub diberangkatkan dari Terminal Giwangan Yogyakarta, Jumat (22/6). (MERAPI-TRI DARMIYATI)

UMBULHARJO (MERAPI) – Sebanyak 45 bus eksekutif yang mengangkut ribuan peserta balik gratis dari Kementerian Perhubungan diberangkatkan dari Terminal Giwangan ke Jakarta. Tahun ini peserta mudik dan balik gratis meningkat dibandingkan Lebaran tahun 2017.

“Program Mudik dan Balik Gratis ini sudah dilakukan tahun kelima. Tahun ini jumlahnya ada kenaikkan sekitar 10 persen. Baik dari peserta dan kota tujuan,” kata Kasubdit Angkutan Multimoda Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Ahmad Wahyudi, usai memberangkatkan bus Balik Gratis di Terminal Giwangan, Jumat (22/6).

Total secara nasional ada 130 bus yang mengangkut sekitar 49.000 penumpang dan 70 truk mengangkut sepeda motor pemudik dalam program balik gratis. Pada tahun lalu kota tujuan program Mudik-Balik Gratis Kemenhub hanya sekitar 29 kota di Jawa. Sedangkan pada masa angkutan Lebaran tahun 2018 ada 32 kota tujuan di Jawa dan Sumatera.

“Ada empat titik pemberangkatan balik gratis di Yogyakarta, Solo, Semarang dan Purwokerto. Untuk angkutan penyebarangan laut di Surabaya dan Lampung,” ujarnya.

Setiap armada bus yang terlibat dalam program Mudik-Balik Gratis Kemenhub itu melalui pemeriksaan berulang. Dia memastikan jaminan armada bus laik 100 persen dan pengemudi telah melalui seleksi dan pembinaan untuk mengantisipasi kelalaian.

“Harapan pemerintah program Mudik-Balik Gratis bisa mengurangi kepadatan lalu lintas dan untuk keselamatan berlalulintas. Makanya sepeda motor pemudik juga ikut dibawa dengan truk karena pemudik dengan motor rentan sekali kecelakaan,” terang Ahmad.

Namun program Mudik-Balik Gratis Kemenhub itu belum berdampak signifikan pada pengurangan pemudik sepeda motor. Dia menyebut total peserta Mudik-Gratis dengan sepeda motor yang diberangkatkan tahun ini, pengurangannya terhadap pemudik sepeda motor tidak sampai 1 persen.

“Masih perlu upaya lagi dari pemerintah. Tidak hanya program Mudik-Balik Gratis, tapi juga mensosialisasikan penggunaan angkutan umum,” ujarnya.

Diakuinya program itu juga berhubungan dengan angka kecelakaan tappi secara persentas dampaknya masih dikaji. Data angka kecelakaan selama masa angkutan lebaran juga baru diproses dan dihitung setalah H+7 Lebaran. Tapi menurutnya secara umum angka kecelakaan lalu lintas selama libur Lebaran menurun di luar kasus kecelakaan kapal di Danau Toba Sumatera.

Sementara itu Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Giwangan, Bekti Zunanta menyatakan total ada 45 bus program Balik Gratis yang diberangkatkan dari Terminal Giwangan. Setiap bus membawa penumpang sekitar 45 orang sehingga total ada sekitar 2.000 penumpang. Sedangkan sepada motor peserta Balik Gratis sebanyak 280 motor diangkut dengan 7 truk dan telah diberangkatkan pada Kamis (21/6). (Tri)

Read previous post:
PAGUYUBAN SATRIYATAMA (3-HABIS) – Lahir di Magelang untuk Nusantara

Keberadaan dan kiprah paguyuban Satriyatama dalam ikut melestarikan warisan budaya Jawa, khususnya budaya adiluhung tosan aji amat dihargai oleh pemerintah

Close