Jaminan Hidup bagi Lansia Pemegang KMS Mulai Disalurkan

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi menyerahkan bantuan jaminan hidup atau aslut kepada para lansia pemilik KMS.
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi menyerahkan bantuan jaminan hidup kepada lansia pemilik KMS.

UMBULHARJO (MERAPI) – Bantuan jaminan hidup (jadup) bagi warga lanjut usia (lansia) atau asistensi sosial lansia (aslut) dari keluarga miskin di Kota Yogyakarta mulai disalurkan. Terdapat sebanyak 667 warga lansia pemegang Kartu Menuju Sejahtera (KMS) yang menerima bantauan jaminan hidup itu.

“Bantuan Aslut tahap pertama sudah kami salurkan ke penerima bantuan. Penyalurannya secara nontunai ke rekening tiap penerima bantuan,” kata Kepala Bidang Bantuan dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kota Yogyakarta, Iriyanto Edi Purnomo, Selasa (29/5).

Bantuan jadup lansia KMS yang diberikan sebesar Rp 300 ribu/bulan. Bantuan yang disalurkan untuk 4 bulan sehingga total yang diterima pada tahap pertama mencapai Rp 1,2 juta. Bantuan jadup bagi lansia pemegang KMS itu juga baru diberikan pertama kali tahun ini.

“Bantuan itu penggunaannya untuk berbagai kepentingan sehari-hari lansia,” ujarnya.

Dia menyatakan penggunaan bantuan jadup lansia itu ada pendampingan. Terutama agar penggunaanya benar-benar dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan utama para lansia. “Jadi penggunaannya harus mendukung untuk jaminan hidup lansia,” imbuh Iriyanto.

Dia menegaskan data penerima bantuan jadup lansia itu telah melalui verifikasi data penerima KMS tahun 2018. Dinsos Kota Yogyakarta awalnya mengalokasikan anggaran jaminan hidup untuk 900 warga lansia. Tapi setelah melalui verifikasi jumlah itu berkurang. Rencananya, bantuan tahap kedua akan disalurkan Agustus dengan nilai yang sama pada tahap pertama.

“Ada yang sudah meninggal dunia, tidak bisa ditemui karena pindah dan lainnya. Jadi datanya dinamis bisa berubah pada penyaluran bantauan tahap berikutnya,” terangnya.

Bantuan jadup atau aslut lansia itu telah disalurkan secara simbolik kepada perwakilan lansia di Panti Wreda Budi Darma oleh Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi beberapa waktu lalu.

“Semoga dengan bantuan ini bisa mengurangi beban lansia. Mereka juga butuh perhatian kita. Kami juga melakukan pengecekan bukan hanya dari standar pengasuhan melainkan juga terkait kebersihan dan kenyamanan penghuni yang tinggal di panti asuhan tersebut,” ujarnya. (Tri)

Read previous post:
KARTUN – 30 Mei 2018

Close