Lantik 14 PNS Jabatan Fungsional, Pemkot Yogya Tata Pegawai Sesuai Keahlian

Sebanyak 14 PNS jabatan fungsional di Pemkot Yogyakarta diambil sumpah dan dilantik Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi. (MERAPI-TRI DARMIYATI)
Sebanyak 14 PNS jabatan fungsional di Pemkot Yogyakarta dilantik. (MERAPI-TRI DARMIYATI)

UMBULHARJO (MERAPI) – Sebanyak 14 Pegawai Negeri Sipil (PNS) jabatan fungsional di Pemkot Yogyakarta dilantik. Pelantikan tersebut sebagai bagian dari penataan dan penempatan pegawai sesuai keahlian yang dimiliki untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pelantikan ini bagian dari penataan manajemen pemerintah yang berkelanjutan dan penyegaran organisasi untuk mewujdukan pemerintahan yang baik dan bersih,” kata Wakil Walikota Heroe Poerwadi saat melantik jabatan fungsional di Balaikota, Jumat (6/4).

Sebanyak 14 PNS jabatan fungsional yang dilantik dan diambil sumpah di antaranya terdiri atas dokter, apoteker, pranata komputer, analis keuangan, penguji kendaraan bermotor dan auditor. Mereka tersebar di beberapa OPD Pemkot Yogyakarta yakni Dinas Pendidikan, Bagian Layanan Pengadaan, Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi Informartika dan Persandian, Rumah Sakit Jogja serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

Heroe juga menyampaikan, pelantikan itu juga untuk memenuhi peraturan baru terkait tenaga fungsional yang akan menduduki tempat kerja baru. Sebelumnya pergeseran jabatan fungsional tidak harus melalui pelantikan. Ditegaskan penataan para PNS jabatan fungsional itu berdasarkan kompetensi yang dimiliki.

“Mengedepankan prinsip miskin struktur kaya fungsi untuk meningkatkan pelayanan birokrasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Terkait jabatan beberapa kepala OPD yang masih diisi pelaksana tugas, dia menuturkan sejak akhir tahun pemetaan untuk merotasi sejuamlah pejabat telah dilakukan. Namun belum juga direalisasikan. Menurutnya rotasi jabatan yang tidak memerlukan waktu lama adalah pegawai eselon III dan IV.

“Untuk yang eselon II baik rotasi maupun promosi, harus melalui panitia seleksi. Tapi, itu semua menjadi kewenangan walikota selaku pejabat pembina kepegawaian,” tambah Heroe.

Secara terpisah anggota Komisi A DPRD Kota Yogyakarta Zulnasri menyatakan, sudah hampir setahun sejumla OPD diisi oleh pelaksana tugas. Oleh sebab itu harus segera ada kepastian untuk pengisian jabatan definitif kepala OPD. Mengingat setiap tahun ada PNS yang pensiun.

“Harus ada kepastian walaupun kebijakan perombakan pejabat kewenangan walikota,” imbuh Zulnasri. (Tri)

Read previous post:
MERAPI-SAMENTO SIHONO Para pelajar yang membolos saat dihukum sungkem pada orangtuanya.
Bolos Sekolah, 3 Siswa SMP Dihukum Sungkem Orangtua

TEMPEL (MERAPI)- Tiga orang siswa SMP terciduk razia yang dilakukkan oleh petugas Polsek Tempel, Sleman, Jumat (6/4). Mereka ditemukan sedang

Close