Mayat Terapung di Sungai Winongo

 

MANTRIJERON (MERAPI) – Warga Suryowijayan Gedongkiwo Mantrijeron digemparkan penemuan mayat laki-laki di Sungai Winongo, Jumat (23/2) pagi. Kondisi mayat penuh luka pada bagian wajahnya.
Kepala Polsek Mantrijeron, Kompol Agus Setya Budi mengatakan, mayat tanpa identitas pertama kali ditemukan oleh Suparno (40) sekitar pukul 06.30.

Saksi melihat mayat terapung dengan posisi tengkurap di aliran sungai Winongo. Penemuan itu langsung dilaporkan kepada Ketua RW setempat dan diteruskan ke Polsek Mantrijeron.
“Kami langsung ke TKP dan melakukan evakuasi. Lalu kami identifikasi. Awalnya tidak ditemukan identitas,” ujarnya.

Dari hasil olah TKP, terdapat luka di bagian pelipis dan hidung serta luka sobek terbuka di bagian bibir. Setelah olah TKP selesai, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.
“Penyebab lukanya masih didalami. Tidak menutup kemungkinan akibat benturan batu sungai, mengingat korban hanyut cukup jauh,” jelasnya.

Meski demikian, polisi tidak dapat memastikan penyebab luka di wajah korban, karena pihak keluarga menolak jenazah Triyono untuk divisum.

Beberapa jam setelah penemuan mayat, ada masyarakat yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya dan meyakini mayat yang ditemukan di Sungai Winongo Gedongkiwo adalah keluarganya.
Mayat yang ditemukan hanyut adalah Triyono Mujiraharjo (47), warga Sudagaran Tegalrejo. Triyono dilaporkan hilang usai mandi di Sungai Winongo di wilayah Sudagaran Tegalrejo. (Riz)

Read previous post:
Apus-apusan Lowongan Kerja

PERSAINGAN di dunia kerja makin ketat. Peminat membludak, sementara lapangan kerja yang diperebutkan makin sempit. Karenanya, begitu dibuka lowongan kerja,

Close