Togel Merebak di Temanggung, Masyarakat Resah

TEMANGGUNG (MERAPI) – Tokoh agama mendesak kepolisian dan pemerintah daerah Kabupaten Temanggung untuk lekas menindak judi toto gelap (togel) yang merebak dalam beberapa waktu terakhir.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah KH Asyari Muhadi mengatakan prihatin dengan maraknya judi togel baik yang online dan offline. Judi ini dilarang aturan agama dan negara sebab merusak tatanan kehidupan.
“Judi membahayakan sendi-sendi kehidupan rumah tangga dan masyarakat. Judi menyebabkan permusuhan dan pertengkaran, ” kata Asyari pada wartawan, Kamis (10/6).

Asyari meminta pihak kepolisian dan pemerintah melakukan langkah-langkah nyata memberantas judi, apapun bentuknta dan tentunya dengan cara yang arif dan bijaksana. ” Kami dari Muhammadiyah melalui pengajian, ceramah dan bebagai waktu senantiasa memberi pengertian makna haram pada judi,” kata dia. Apalagi, masyarakat resah atas merebaknya togel di Temanggung.

Pastur Gereja Katolik Petrus dan Paulus Romo Ibnu Fajar Muhammad mengatakan jelas sekali institusi Gereja Katolik menolak judi dalam bentuk apapun. Namun perlu dipahami judi tidak ada matinya, dan makin kreatif orang menciptakan cara-cara dalam berjudi.

“Maka yang harus dibangun adalah manusianya. Perlu mereka yang expert untuk membantu memulihkan para pecandu judi untuk berfikir dewasa dan sehat,” kata dia.
Dikatakan berjudi bukan tindakan yang bijaksana sebab menggunakan uang yang sebenarnya untuk hidup. Yang harus pula dipahami bahwa penjudi akhirnya selalu kalah, dan yang diuntungkan adalah penyelenggara judi. (Osy)

Read previous post:
Korban Pencurian Memaafkan

INI termasuk fenomena baru. Seorang pencuri dimaafkan oleh korbannya, meski sudah babak belur dihajar massa. Dialah Glontho (46) warga Sentolo

Close