Operasi Ketupat Fokus Pengetatan Arus Mudik

Saat dilakukan gelar pasukan. (Merapi-Zaini Arrosyid)

TEMANGGUNG (MERAPI) – Kepolisian Resort Temanggung fokus pada Operasi Ketupat Candi 2021 pada pengetatan arus mudik, selain untuk pengamanan kegiatan masyarakat.

Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi mengatakan pemudik akan dicek kondisi kesehatan dan surat izin keluar masuk daerah saat melintas di Temanggung. “Kalau tidak ada surat-surat tersebut, sesuai kebijakan pemerintah maka akan diminta putar balik,” katanya, Rabu (5/5).

Dia mengatakan itu ditemui usai apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2021 di timur Alun-Alun Temanggung.

Kapolres Temanggung mengatakan karena Temanggung berada di tengah Pulau Jawa dan sudah ada penyekatan di sejumlah pintu masuk yang ada di Jateng, Insya Allah tidak terlalu banyak yang sampai Temanggung, tetapi tetap akan dilakukan putar balik jika mereka sampai Temanggung.

Dikatakan di Kabupaten Temanggung ada enam titik posko, yakni di Pringsurat, Kranggan, Terminal Madureso, Parakan, Bejen, dan Kledung yang merupakan akses masuk ke Temanggung.

Benny menuturkan total personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Candi 2021 di Kabupaten Temanggung sebanyak 300 orang.

Sejumlah personel tersebut, terdiri atas 210 personel dari Polres Temanggung, sisanya dari instansi terkait seperti Kodim, Satpol PP, Dishub, Pramuka, dan ormas. (Osy)

Read previous post:
Harus Bersinergi untuk Menekan Perkembangan Covid-19

SLEMAN (MERAPI) - Dalam rangka persiapan pengamanan menjelang Idul Fitri 1442 H, Kepolisian Resor Sleman menggelar apel "Gelar Pasukan Operasi

Close